Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Aksi Heroik Pengojek Online, Jadi Pahlawan Amankan Korban Tawuran Yang Pipinya Tertancap Parang

Irsyaad Wijaya - Rabu, 15 Agustus 2018 | 16:00 WIB
Angga Setiawan (19) ketika menceritakan pengalamannya membawa korban tawuran di Tangsel dari lokasi
Wartakota
Angga Setiawan (19) ketika menceritakan pengalamannya membawa korban tawuran di Tangsel dari lokasi

Otomania.com - Cerita pengojek online mengantarkan korban tawuran yang pipinya tertancap sebilah parang ke rumah sakit di Tangerang Selatan.

Pengojek online tersebut bernama Angga Setiawan (19), yang mengaku tidak sengaja melewati Jalan Puspitek Raya, Setu Tangerang Selatan setelah mengantarkan sebuah barang ke daerah itu.

Ketika melintas, Angga mengaku saat itu ia berada di tengah-tengah para pelajar yang sedang bentrok.

Pria yang sudah bekerja menjadi pengojek online selama 1,5 tahun itu menceritakan bagaimana kejadian begitu mencekam saat tawuran pecah.

"Ada sekitar 100 orang di jalanan, pada bawa senjata tajam," kata Angga di Mapolres Tangsel, Senin (13/8/2018).

(BACA JUGA: Kompak,.Marc Marquez Sependapat Dengan Valentino Rossi, Tolak Penambahan Satu Seri di Meksiko)

Entah mimpi apa, Angga juga melihat seorang siswa berlumuran darah dengan sebilah parang di pipinya.

"Awalnya saya lewat sekali, dia belum ada yang nolong. Terus saya lewat lagi, ada yang nolong terus ga kuat, baru saya tolong," jelas Angga.

Dilanjutkan Angga, rasa kemanusiaan mendorong dirinya untuk mengangkut korban yang diketahui bernama Fauzan, siswa kelas XII SMK Sasmita Jaya Pamulang.

"Dia masih sadar, terus saya bawa sama temennya ke RS Hermina," katanya.

Angga kemudian menempuh perjalanan lebih dari 3 kilometer menuju rumah sakit terdekat bersama Fauzan dan seorang temannya.

(BACA JUGA: Seperti Ulat Bulu, 20.000 Unit BMW Dijauhi Warga dan Dilarang Mengaspal di Korea Selatan)

Ia pun memacu kuda besinya dengan sangat hati-hati karena sebilah parang masih menancap di pipi Fauzan.

"Saya bawanya paling 10 km/jam, untung waktu itu ga macet," ungkap Angga.

Setelah sampai ke RS Hermina Serpong, Angga mengaku harus menjadi jaminan Fauzan karena pihak keluarga belum ada yang sampai ke rumah sakit.

"Temennya saya suruh ke keluarganya untuk ngasih tau, saya jadi jaminan di RS sampe dua jam," terangnya.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho memuji keberanian dan rasa kemanusiaan Angga karena telah membawa Fauzan dari lokasi kejadian menuju rumah sakit.

(BACA JUGA: Yamaha Mesti Niru, Ganti Mesin 'Big-Bang' Solusi Honda Bisa Atasi Problem ECU Marelli Sejak 2016)

"Pahlawan sebenernya tuh dia, bukan saya," ujar Alex sambil menunjuk Angga.

Editor : Iday
Sumber : wartakotalive.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa