Sejarah Minibus Retro Bodi Kayu dari Pangkalpinang

Azwar Ferdian - Kamis, 30 Maret 2017 | 19:06 WIB
Bus Oto Pownis yang pernah digunakan sebagai alat transportasi di Pangkalpinang.
Aditya Maulana - KompasOtomotif
Bus Oto Pownis yang pernah digunakan sebagai alat transportasi di Pangkalpinang.

Jakarta, Otomania.com - Ada pemandangan unik bila Anda datang ke Ajang Indonesia Classic and Unique Bus (INCUBUC). Ada delapan bus klasik dan unik yang dipamerkan di Hall B JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat hingga 1 April 2017, salah satunya Oto Pownis.

Oto Pownis adalah sarana transportasi penghubung antara Pangkalpinang dan Sungailiat (Pinkong-Liatkong) di Bangka, Sumatera. Kendaraan itu dibuat berbentuk mikrobus di Pulau Bangka menggunakan mesin dari Mitsubishi, Daihatsu, dan GMC.

Bahan bakarnya solar dan bensin, dan paling menarik dibuat dari kayu, mulai dari bodi, tempat duduk, pintu, hingga jendela. Umumnya, jenis kayu yang paling baik digunakan adalah Ubak.

Pada era 1970, 1980, dan 1990 bus ini beroperasi sekitar 53 unit. Selain penumpang, digunakan juga untuk mengangkut barang, dan menaik-turunkan penumpang di terminal atau di tempat tujuannya.

Seiring masuknya mobil penumpang ukuran minibus seperti L300, bus ini pun berangsur tersisihkan, sampai 2012 hanya beroperasi sekitar 7 unit. Namun, April 2016 Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang memperkenalkan, serta mempergunakan mobil itu untuk kegiatan city tour di Pangkalpinang Travel Mart 2.

"Sekarang hanya ada dua unit, dan hanya dijadikan sebagai kendaraan city tour di tempat pariwisata kami. Kapasitas penumpangnya hanya 20 orang, dan setiap hari mampu mengangkut lebih dari 100 orang," ujar Akhmad Elvian, Kepala Dinas Pariwisata Pangkal Pinang saat ditemui di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/3/2017).

Kata Akhmad, pihaknya ingin membangkitkan memori kolektif masyarakat Indonesia, khususnya Bangka ke masa lalu. Anda yang tertarik untuk melihatnya, bisa datang langsung ke JIExpo, Kemayoran hingga akhir pekan nanti.

Editor : Azwar Ferdian
Sumber : KompasOtomotif

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X