Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mitos Atau Fakta Belajar Mengemudi Sebaiknya Gunakan Transmisi Manual, Pakar Safety Bilang Begini.

Parwata,Harun Rasyid - Minggu, 8 November 2020 | 10:03 WIB
Ilustrasi belajar mengemudikan mobil
Rianto Prasetyo
Ilustrasi belajar mengemudikan mobil

Otomania.com - Mitos atau fakta saat belajar mengemudi sebaiknya menggunkan mobil bertransmisi manual? pakar safety bilang begini.

Masih bingung menggunakan mobil bertransmisi manual atau matik saat belajar mengemudi?

Ada mitos yang mengatakan jika ingin belajar mengemudi hendaknya menggunakan mobil bertransmisi manual dahulu ketimbang yang otomatis.

Sebagai alasannya dari mitos tersebut yaitu, agar pengemudi bisa lebih handal menyetir jika belajar dengan mobil manual.

Hal tersebut jika dibandingkan dengan belejar mengemudi menggunakan mobil matik yang tidak dilengkapi pedal kopling.

Baca Juga: Street Manners: Saran Dari Pakar Keselamatan, Begini Posisi Ideal Pegang Setir Mobil

Namun, bagaimana dengan tanggapan pakar keselamatan terhadap pendapat tersebut?

Sony Susmana, selaku Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) mengatakan.

Bahwa mitos yang mengatakan hal tersebut justru tidak benar adanya.

"Sebenarnya sama saja, orang yang biasa bawa matic ketika disuruh bawa mobil transmisi manual pasti kagok atau tidak terbiasa, begitu juga sebaliknya," buka Sony saat dihubungi, Selasa (3/11/2020).

Ia menyebut, belajar mengemudi sebaiknya berdasarkan mobil dengan jenis transmisi yang akan ia kendarai sehari-hari.

Baca Juga: Pakar Keselamatan Sarankan Ini Jika Sopir Bus yang Kamu Tumpangi Ugal-ugalan

"Belajar menyetir mobil bukan cari mudahnya saja, misalnya belajar mobil matic lebih mudah.

Tapi lebih kepada jenis mobil dengan transmisi apa yang nantinya ia gunakan, sehingga dia paham dengan karakter mobilnya," kata Sony.

"Selain itu mobil dengan transmisi manual dan matic itu juga beda cara operasionalnya," sambungnya.

Dari sisi keselamatan Sony mengungkapkan, mobil dengan transmisi manual cenderung lebih aman ketimbang mobil bertransmisi matic.

"Kalau ditanya tingkat bahayanya, transmisi matic lebih bahaya karena enggak ada kopling sebagai kontrol perpindahan gear. Sementara mobil manual lebih aman karena kalau koplingnya tidak dilepas mobil enggak akan jalan," sebutnya.

Baca Juga: Street Manners: Ngeri! Ini Resikonya Memangku Anak di Dalam Mobil

"Makanya dulu banyak sekali mobil bertransmisi matic terjun dari lantai atas tempat atau gedung parkir," lanjut Sony.

Ia menambahkan, ada beberapa cara aman yang bisa diterapkan saat pengemudi belajar mobil matic.

"Pertama operasional harus benar, contohnya kaki kiri pengemudi harus selalu stand by di pedal rem dan boleh dilepas hanya saat mobil akan bergerak.

Selanjutnya hilangkan kebiasaan menginjak pedal gas dan rem secara mendadak karena akan membuat gearbox di transmisi cepat rusak," tutup Sony.

Editor : Dimas Pradopo
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa