Bikin SIM Wajib Tes Psikologi? Begini Penjelasan Pemerhati Masalah Transportasi

M. Adam Samudra,Parwata - Sabtu, 14 Maret 2020 | 15:00 WIB
Bahkan seorang polisi harus lulus ujian SIM secara layak
Instagram @jakarta_terkini
Bahkan seorang polisi harus lulus ujian SIM secara layak

Otomania.com - Dalam waktu dekat ini, wacana memberlakukan tes psikologi untuk permohonan Surat Izin Mengemudi (SIM) akan diterapkan.

Wacana pemberlakuan tersebut sesuai amanat undang-undang syarat seseorang yang ingin diterbitkan SIM.

Yakni harus sehat secara jasmani (fisik) dan rohani (mental).

Lantas, seberapa pentingnya tes psikologi untuk mendapatkan SIM
tersebut?

Tes Psikologi Jadi Syarat Buat SIM, Psikolog Angkat Bicara

Menanggapi hal ini, Pemerhati Masalah Transportasi (PMT) Budiyanto mengatakan.

Melalui tes psikologi, pengemudi akan dinilai dari beberapa aspek yaitu kemampuan konsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, kemampuan penyesuaian diri, stabilitas emosi dan ketahanan kerja.

Budiyanto mengatakan, dari serangkaian pemeriksaan itu akan diketahui bagaimana kondisi psikologi calon pemegang SIM.

"Sikap- sikap dasar manusia seperti ini tentunya hanya dapat diukur, dilihat atau ditelusuri dari aspek Psikologis," ujar Budiyanto pada Sabtu (14/3/2020), dikutip dari GridOto.com.

Tes Psikologi Bagi Pemohon SIM Baru Atau Perpanjangan Mulai Diberlakukan, Apa Saja Tesnya?

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dimas Pradopo
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa