Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Identifikasi Penyakit Mobil Lewat Keausan Ban

Aditya Maulana - Selasa, 24 Januari 2017 | 09:05 WIB
Bridgestone Tire Indonesia suplai ban Ecopia EP150 ukuran 195/55 (kiri) buat Sienta tipe menengah Q dan Turanza ER33 ukuran 195/50 untuk tipe atas V. Semua ban produksi lokal ini berukuran 16 inci.
Bridgestone Tire Indonesia
Bridgestone Tire Indonesia suplai ban Ecopia EP150 ukuran 195/55 (kiri) buat Sienta tipe menengah Q dan Turanza ER33 ukuran 195/50 untuk tipe atas V. Semua ban produksi lokal ini berukuran 16 inci.

Jakarta, Otomania - Salah satu faktor yang menentukan ban masih layak pakai yakni lewat keausan. Tapi tahukah Anda, dari keausan ban juga bisa mengidentifikasi penyakit mobil.

Menurut penjelasan dalam buku Sistem Ban dan Roda karangan Buntarto dijelaskan setidaknya ada lima masalah yang bisa diketahui lewat keausan ban.

Ciri-ciri keausan ban tergantung tekanan ban.
wintertyres-yorkshire.co.uk
Ciri-ciri keausan ban tergantung tekanan ban.

1. Aus pada tepi atau tengah tapak.
Jenis keausan pada dua bagian ini menandakan tekanan ban tidak sesuai rekomendasi pabrikan. Bila pemakaian ban sering menggunakan tekanan rendah, bagian tepi (sisi luar tapak) akan aus lebih dulu. Jika tekanan ban terlalu tinggi maka yang aus pada bagian tengah tapak.

Kondisi aus pada sebelah bagian ban.
autocraze.com.au
Kondisi aus pada sebelah bagian ban.

2. Aus pada ban sebelah dalam atau luar
Penyebab keausan jenis ini bisa dipengaruhi gaya berkendara, misalnya belok dengan kecepatan berlebihan. Selain itu deformasi atau kelonggaran berlebihan pada suspensi juga mengakibatkan keausan ban tidak normal.

Kemungkinan lain yang menyebabkan sebelah ban lebih cepat aus ketimbang lainnya karena kesalahan sudut camber. Pada camber negatif keausan ban sebelah dalam akan lebih cepat, begitu juga dengan sebaliknya.

Kondisi ban aus berbulu
popularmechanics.com
Kondisi ban aus berbulu

3. Aus "berbulu"
Ban yang aus lantas "berbulu" pada bagian tapak disebabkan kondisi toe in tidak tepat. Toe in terlalu besar menyebabkan roda selip keluar dan menggesek bidang tapak bagian dalam ke permukaan jalan.

Keausan yang terjadi membentuk susunan seperti bulu. Cara mengetahuinya jika mengusap tangan pada tapak dari bagian dalam ke luar.

Kerusakan ban dengan ciri motif tapak terangkat.
popularmechanics.com
Kerusakan ban dengan ciri motif tapak terangkat.

4. Aus toe dan heel (motif tapak terangkat)
Biasanya keausan seperti ini terjadi pada ban yang bukan penggerak. Keausan seperti ini terjadi karena pengereman dilakukan berulang-ulang secara cepat pada jarak pendek terutama pada permukaan yang rusak.

Penyebab lainnya, bushing suspensi, ball joints, dan bearing roda tidak dalam kondisi prima.

Jenis kerusakan pada ban, salah satunya spot aus pada tapak yang beraturan.
postimg.org
Jenis kerusakan pada ban, salah satunya spot aus pada tapak yang beraturan.

5. Aus Spot (lekukan)
Aus yang bentuknya seperti lekukan seperti mangkok pada pinggir ban terjadi sebab tapak roda mengalami selip pada interval yang teratur. Kondisi itu bisa terjadi jika bearing roda, ball joint, tie rod end, dan bagian lain-lain rusak, yang akhirnya membuat ban oleng pada titik tertentu.

Kondisi toe in dan toe out pada ban.
uktyres.co.uk
Kondisi toe in dan toe out pada ban.

Editor : Azwar Ferdian

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa