Penampilan Sederhana Sirion Jagoan Balap

Stanly Ravel - Selasa, 29 November 2016 | 15:05 WIB

Jakarta, Otomania - Tidak banyak yang memodifikasi Sirion secara khusus untuk keperluan balap, namun hal ini justru dilakukan DSS Garage. Melalui karya Sirion Project, bengkel modifikasi suspensi spesials speed offroad dan adventure ini mencoba menerapkan konsep berbeda pada Sirion keluaran 2015.

Meski masih mempertahankan tampilan ala pabrikan, tapi urusan performa sudah tidak ada lagi yang standar, semua sudah dirombak habis. Mulai dari mesin, kaki-kaki, sampai interior.

"Total kita kerjakan selama 45 hari dari bulan September 2016 lalu. Benar-benar dari nol semuannya. Tampilan tetap standar, interior dasbor sampai audio juga msih kita gunakan," ucap Andhi selaku pemilik Sirion Project kepada Otomania di Jakarta, Minggu (27/11/2016).


Menurutnya, Sirion ini menjadi salah satu-satu city car pertama yang mendapat ubahan cukup signifikan. Tidak tanggung-tanggung, dengan spesifikasi yang diterapkan, Sirion ini diciptakan khusus untuk turun di tiga ajang balap sekaligus, yakni road race atau balap touring, sprint rally aspal, dan sprint rally tanah.

Di balik tampang standarnya, sudah banyak modifikasi kustom yang sudah dilakukan. Pada bagian interior, semua door trim sudah dihabis dikuliti, hanya menyisahkan frame berbalut full roll-cage dan dua jok bucket seat keluaran Sparco.


Khusus roll bar yang digunakan sengaja dipilih dengan ukuran yang kecil. Selain agar bisa menyesuaikan dengan ruang kabin, keuntungan lainnya adalah tidak menambah beban kendaraan

Tidak sampai di situ, kustom alumunim dipilih untuk meringankan beban mobil sekaligus mengenalkan kemampuan produk lokal yang dikerjakn oleh para mitranya. Mulai dari dek sasis bagian bawah, foot rest, radiator, fuel surge tank, sampai tangki yang dipindah dari bagian bawah dan menjadi di bagian belakang tepat di ruang bagasi.


Sebagai penunjang, dasbor kini sudah dilengkapi dengan beberapa panel baru, seperti RPM, tekanan oli, dan temperatur. Beralih ke bagian kaki-kaki, Andhi ikut merombak seluruhnya. Untuk sok depan belakang menggunakan ISC Coilover dengan sistem 4-link, sedangkan untuk pelek disematkan Mickey Thompson dengan dimensi 15 inci bersama ban Achilles Radial semi slick.

Menariknya, sistem penggerak roda depan juga ikut diubah menjadi roda belakang. Hal ini dikarenakan adanya penukaran mesin alias engine swap dari mesin standar Sirion menggunakan mesin sepeda motor.



Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Azwar Ferdian

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa