Koleksi "Diecast", Jangan Mudah Tergoda Model

Setyo Adi Nugroho - Sabtu, 15 Oktober 2016 | 15:05 WIB

Jakarta, Otomania – Hobi mengkoleksi miniatur kendaraan atau yang biasa disebut diecast belakangan ini marak ditemui. Beragam produk dengan beragam model bisa didapati dengan mudahnya di berbagai pusat perbelanjaan atau toko khusus hobi.

Bagi para pemula yang tertarik untuk mulai menjadi kolektor diecast ada beberapa saran yang dapat diikuti berikut ini.

“Buat pemula ada baiknya mengkoleksi kendaraan yang ia sukai. Biasanya lihat di jalan atau memang punya sisi nostalgia pada kendaraan tersebut,” ucap Sabrina, salah satu kolektor diecast yang ditemui Otomania saat konfrensi pers Indonesia Diecast Expo (IDE) 2016 beberapa waktu lalu.

Bila sudah memutuskan kendaraan yang disukai, entah itu mobil, motor, pesawat atau kendaraan militer, baru sedikit demi sedikit mencari miniatur tersebut. Bisa dilakukan dengan masuk ke toko-toko hobi, buka internet, gabung komunitas atau hadir dalam pameran diecast.

Untuk ukuran, saat ini ada beberapa skala miniatur yang kerap jadi pilihan diantaranya 1:64. 1:18 dan 1:43. Skala terpopuler adaah 1:64 karena merek yang bermain di sini cukup banyak dan memberikan model yang beraneka ragam.

“Selain itu baiknya jangan tergoda mengikuti kolektor lain. Tetap fokus pada kesukaan. Itu akan lebih memudahkan. Atau misalnya ikut-ikutan karena model A harganya mahal di pasaran, tapi kita merasa model A ini biasa saja, tidak tahu kenapa bisa mahal. Jangan seperti itu,” ucap Kemas Yulius, Founder Toy Model Collector Indonesia (TOMOCI) di waktu yang sama.


Editor : Azwar Ferdian

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa