Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Stigma Diesel dan Keraguan Memilih Varian Mobil

Aris F Harvenda - Rabu, 11 Mei 2016 | 16:02 WIB

Kendati memiliki kadar CO2 kecil, mesin diesel masih menghasilkan nitrogen oksida (NOx), hidrokarbon dan partikulat. Zat-zat tersebut ditengarai jadi penyebab penyakit asma atau gangguan pernapasan lain.

Amerika merupakan salah satu negara yang ketat memerhatikan emisi NOx. Alhasil penjualan mobil diesel sangat kecil di sana dibanding bensin, berbeda dengan Inggris yang umumnya diesel.

Stigma

Di Indonesia ada beberapa hal yang menghambat perkembangan mobil diesel. Salah satunya adalah stigma yang sudah melekat sekian lama. Mobil diesel kerap diidentikkan dengan suara kasar (berisik), getaran mesin, dan asap hitam.

Namun jika diperhatikan, semua varian diesel yang sudah mengadopsi teknologi modern sudah menghapus stigma tersebut. Penyempurnaan mesin dengan teknologi terkini sehingga mampu mengurangi getaran dan asap berlebih. Plus peredaman di ruang mesin makin baik sehingga suara kasar tak lagi masuk kabin.

Jadi varian mana yang Anda pilih?

Editor : Aris F Harvenda

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa