Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Bukan Benda Pusaka, Tapi Seluruh Kendaraan Operasional BPBD Denpasar Diupacarai

Adi Wira Bhre Anggono - Senin, 20 Juli 2020 | 17:50 WIB
Kendaraan operasional BPBD Bali jalani upacara Tumpek Landep
Tribun bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Kendaraan operasional BPBD Bali jalani upacara Tumpek Landep

Masyarakat Bali juga melakukan ritual tersebut ke kendaraan bermotor mereka.

Saat Tumpek Landep, kita akan melihat orang-orang ramai datang ke tempat cuci motor atau mobil untuk mencuci kendaraan mereka.

Hal ini karena akan diupacarai atau dibantenin. Itulah yang kenyataan di masyarakat.

Makna Tumpek Landep

Padahal jika ditelisik maknanya lebih dalam, Tumpek Landep menurut wakil ketua PHDI, Pinandita I Ketut Swastika, memiliki makna otonan atau upacara untuk sarwa (benda) lancip seperti keris, tombak, dan juga peralatan perang lainnya.

Bukan itu saja, Tumpek Landep juga memiliki makna ngelandepang idep atau menajamkan pikiran.

Di Bali, semua siklus peralihan selalu mendapat peralihan khusus dari masyarakat.

Misalkan saat penghabisan siklus pawukon (penanggalan tradisional Bali) yaitu Watugunung bertemu dengan akhir siklus saptawara atau Saniscara (Sabtu) dimaknai dengan perayaan Saraswati.

Begitu pulalah dengan siklus akhir pancawara yaitu Kliwon dengan siklus akhir saptawara yaitu Saniscara (Sabtu).

Pertemuan siklus akhir pancawara dan saptawara menjadilah tumpek.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa