Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Yakin Helm Kalian Masih Layak Pakai? Ini Tandanya Harus Beli Helm Baru

Parwata,Muhammad Rizqi Pradana - Kamis, 23 April 2020 | 07:13 WIB
Jangan tunggu sampai seperti ini, ini kapan sobat harus ganti helm.
imgur.com
Jangan tunggu sampai seperti ini, ini kapan sobat harus ganti helm.

Otomania.com - Helm merupakan bagian dari keselamatan saat berkendara dan wajib digunakan saat berkendara.

Nah, jika kondisi helm yang digunakan sudah tidak layak pakai lagi tentunya saja harus menggantinya dengan yang baru.

Namun kapan saatnya kita harus ganti helm, dan seperti apa kondisi helm yang harus segera ganti?

Disampaikan oleh Agus Hermawan, selaku pemilik toko spesialis helm yaitu Juragan Helm (20/4/2020).

“Pertama, pastinya helm yang sudah pernah dipakai jatuh atau crash,” buka Agus Hermawan, dikutip dari GridOto.com.

Baca Juga: Honda CBR1000RR-R Disulap Jadi Helm, Arai Jual Edisi Khusus Ini Seharga Honda BeAT

Pasalnya, lapisan EPS atau styrofoam serta batok helm akan penyok setelah menyerap benturan saat crash yang harusnya diteruskan ke kepala sobat.

“Tapi kalau batok helm bisa terlihat seperti semula lagi, lapisan EPS yang ada di dalam helm akan tetap penyok,” ujar pria yang akrab disapa Bro Agus ini.

Lapisan EPS hanya didesain untuk menyerap satu benturan saja, oleh karena itu, sobat harus langsung mengganti helm yang pernah dipakai crash.

Jenis helm kedua yang sudah harus diganti adalah helm yang sudah dipakai selama bertahun-tahun.

Walaupun tidak pernah terjadi benturan keras atau crash, material yang ada di dalam helm akan melemah secara bertahap seiring penggunaan.

Baca Juga: Hindari Rusak Lama Tidak Digunakan, Spesialis Perawatan Apparel Kasih Saran Cara Simpan Helm

“Paparan sinar matahari akan merusak material helm secara perlahan, keringat juga dapat merusak bagian dalam helm seperti busa liner dan lapisan EPS itu sendiri,” jelasnya.

Hanya saja, tidak ada badan atau regulasi yang menetapkan jangka waktu pasti kapan helm harus diganti baru.

“Tidak ada ketentuan harus ganti tiap berapa tahun, jadi hanya pengguna saja yang bisa menilai sendiri,” tukas Agus.

“Karena pemakaian masing-masing orang juga berbeda-beda,” tandasnya.

Sebagai gambaran, helm yang dipakai 'tempur' Bogor-Jakarta-Bogor nyaris setiap hari, tentu harus lebih cepat diganti dibandingkan helm yang hanya dipakai Sunmori dua kali sebulan.

Baca Juga: Boleh Dicoba, 7 Langkah Ini Bikin Helm Jadi Kembali Cling dan wangi, Enggak Percaya?

“Ada juga yang bilang helm harus diganti empat tahun setelah pemakaian pertama, atau tujuh tahun setelah tanggal produksi helm tersebut,” terang Agus.

Tapi lagi-lagi semua tergantung si pengguna helm, intensitas pemakaian, dan umumnya, budget yang tersedia untuk membeli helm baru.

Editor : Dimas Pradopo
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa