Gara-gara Jambret, Mahasiswi dan Driver Ojol Tubrukan Sama Aspal

Adi Wira Bhre Anggono - Senin, 7 Oktober 2019 | 18:00 WIB
Driver ojek online yang terluka setelah aksi penjambretan handpone milik penumpangnya di Surabaya, Minggu (6/10/2019).
Surya.co.id/istimewa
Driver ojek online yang terluka setelah aksi penjambretan handpone milik penumpangnya di Surabaya, Minggu (6/10/2019).

Otomania.com - Bahayanya berkendara sambil main HP tak cuma untuk si pengemudi, namun juga pembonceng.

Walau pembonceng tak memegang laju kendaraan, namun faktor kejahatan jadi resiko tersendiri untuk keselamatan di jalan.

Seperti yang dialami seorang mahasiswi berinisial NRR (18) yang baru saja kena jambret pada Minggu (6/10/2019) kemarin, sekitar pukul 21.30 WIB.

Mahasisi yang kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik salah satu kampus swasta di Surabaya itu mengalami luka-luka usai terjatuh akibat ditarik jambret.

(Baca Juga: Peserta Uji SIM Dihimbau Tidak Gunakan Jilbab Atau Kemeja Berwarna Biru, Ini Alasannya)

Kejadian bermula saat korban lagi asik bermain handphone saat dibonceng driver ojek online bernama Shony Mubarak (35).

Keduanya sama-sama tidak sadar ketika ada kawanan jambret yang mendekati mereka dari arah kanan.

Kawanan jambret yang diduga berjumlah dua orang itu dengan cepat menarik handphone yang dipegang oleh NRR.

Akibatnya, sang mahasiswi dan driver ojol itu pun terjatuh gara-gara aksi si jambret.

(Baca Juga: Namanya Yellowing, Penyakit Ini Jahat Bagi Pemilik Motor Warna Putih)

Editor : Dimas Pradopo
Sumber : Surya.co.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X