Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Helm Shoei Tanpa SNI, Pengimpor Bisa Dikategorikan Pedagang Barang Ilegal

Indra Aditya - Kamis, 12 September 2019 | 20:50 WIB
Livery helm Marc Marquez untuk balapan di MotoGP Catalunya 2019
Twitter/box_repsol
Livery helm Marc Marquez untuk balapan di MotoGP Catalunya 2019

Otomania.com - Bikers pasti kenal merek helm Shoei, sebab banyak pembalap dunia yang memakainya termasuk pembalap Repsol Honda, Marc Marquez.

Kini masuk di Indonesia dengan sertifikasi SNI sesuai dengan peraturan yang berlaku di Tanah Air.

Lewat distributor resminya, PT Prakarsa Bangun Sarana, sertifikasi SNI ini terus dijaga.

Pada tanggal 11 Sept 2019 ini para auditor B4T dari Indonesia dan PT Prakarsa Bangun Sarana mengunjungi pabrik Shoei guna melakukan surveilance tahun ke 2 guna pemeliharaan sertifikasi SNI yang sudah berlaku.

Baca Juga: Pilihan Helm Full Face dengan Harga Rp 450 Ribuan, Merek Terkenal Lho

Sertifikasi SNI ini berfungsi dalam regulasi perdagangan bebas dan parameter keamanan untuk pemakai helm di Indonesia.

Regulasi ini di awasi oleh Kepolisian, Kementerian Perhubungan dan Perindustrian ucap salah satu petinggi senior dari B4T yang merupakan Balai pengujian terbesar di Indonesia.

Pengimport helm tanpa memegang sertifikat SNI Wajib adalah dikategorikan pedagang dan barang ilegal ucapnya kembali.

Pabrik helm Shoei di Jepang
Pabrik helm Shoei di Jepang

Baca Juga: Dealer Ini Tak Hanya Kasih Promo, Tapi Juga Helm Keren Untuk Pambelian Tmax DX

Shoei sangat konsen mengembangkan dan memperhatikan pasar Indonesia yang sedang tumbuh dengan membantu distributor memerangi helm non SNI dan helm palsu.

"Pihak Shoei akan bertindak sesuai prosedur yang ada," kata salah satu divisi legal di Head Office Shoei.

Shoei sendiri adalah salah produsen helm terbesar dan terkenal di dunia dari Jepang, yang memulai bisnis nya di era tahun 1958 di dirikan oleh Eitaro Kamata.

Helm ini memproduksi jenis full face, half face, modular, jet helmet dan juga off road. Helm berbahan dasar fiber glass yang sudah diakui menjadi salah satu helm terbaik.

Baca Juga: Modal Rp 150 Ribu, Intercom Bluetooth Helm Ini Boleh Dicoba Bro!

Helm ini telah mengantongi sertifikasi homologasi dunia seperti ECE (Eropa), DOT (USA), 3C (China ), AS (Australia) dan SNI (Indonesia) serta lolos dari standar FIM.

Auditor B4T dari Indonesia dan PT.Prakarsa Bangun Sarana mengunjungi pabrik Shoei guna melakukan surveilance tahun ke 2
Auditor B4T dari Indonesia dan PT.Prakarsa Bangun Sarana mengunjungi pabrik Shoei guna melakukan surveilance tahun ke 2

Semakin rumit sebuah helm, semakin banyak fitur dan teknologi yang di sajikan ucap Kenichiro Ishida Presiden Shoei guna menunjang performa helm.

Shoei sendiri memiliki pabrik yang memproduksi 2.000 helm perhari dan berlokasikan
di 2 tempat yaitu di Iwate dan Ibaraki

Totalnya, Shoei mempekerjakan 550 orang dalam melayani pemesanan di seluruh dunia termasuk Eropa dan Amerika.

Artikel ini sudah tayang di GridOto.com dengan judul Ups, Pengimpor Helm Shoei Tanpa SNI Dikategorikan Pedagang Barang Ilegal

Editor : Indra Aditya

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa