Seberapa Perlunya Motor Bore Up, Kudu Ganti Injektor Atau Tidak?

Parwata - Selasa, 18 Desember 2018 | 19:30 WIB
Injector 10 hole dengan semprotan 145 cc/menit
Fariz/OTOMOTIF
Injector 10 hole dengan semprotan 145 cc/menit

Otomania.com – Kelar proses peningkatan kubikasi mesin motor alias bore up, banyak yang bertanya apakah penggantian injector juga diperlukan.

Pertanyaan begitu muncul bukan tanpa alasan.

Sebab, injector punya peran penting dalam menyemburkan debit bensin ke ruang bakar.

Mesin yang sudah bore up pastinya butuh semprotan bahan bakar lebih banyak.

Baca Juga : Masuk CCTV, Mobil Parkir Di Rumah Sakit Kebobolan, Ratusan Juta Raib

Nah, injector standar dianggap tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan bensin di ruang bakar.

“Kalau sudah bore up memang disarankan untuk upgrade injector. Supaya maksimal perlu dilihat dulu ubahan yang ada di motor,” ujar Yoga Ningrat, pemilik Yoga Motoshop di Cijantung, Jakarta Timur.

Hal pertama yang harus diperiksa adalah ada atau tidaknya gejala knalpot nembak ketika digunakan.

“Untuk mensiasati hal tersebut, mudahnya bisa tambah kadar CO-nya. Untuk motor yang tidak punya setelan CO, bisa pasang O2 manipulator dulu,” jelasnya.

Baca Juga : Gara-Gara Selang Kompresor, Truk Pengolah Aspal Hangus Terbakar

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Joni Lono Mulia
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa