Jangan Biarkan Starter Engkol Macet

Ghulam Muhammad Nayazri - Selasa, 22 September 2015 | 18:23 WIB

Jakarta, Otomania – Kick starter pada sepeda motor matik kerap kali mengalami kemacetan ketika akan digunakan. Kondisi ini terjadi karena memang piranti ini cukup jarang digunakan, selain itu juga karena debu dan kotoran yang menumpuk pada ruang CVT.

Service Advisor Yamaha Miki Motor, Fauzan Rifai mengatakan, kebanyakan pengguna skutik sudah dimanjakan dengan fasilitas starter elektrik. Mereka juga malas untuk menggunakan starter manual karena posisinya yang tidak mudah dijangkau seperti pada sepeda motor bebek. Padahal ini akan membuat aki tidak mudah drop dan kick starter tidak macet.

“Faktor yang lain penyebab macet, yaitu debu yang menumpuk pada ruang CVT, karena jarang dirawat dan dibersihkan. Seharunya secara rutin membersihkan debu pada ruang CVT,” ujar Fauzan, Selasa (22/9/2015).

Fauzan menambahkan, jika kick starter macet, maka akan sulit untuk menggunakannya dikala membutuhkan. Padahal piranti ini sangat penting posisinya sebagai komponen cadangan ketika akan menyalakan mesin, di saat elektrik starter tidak bisa digunakan.

“Sebenarnya jangan dipaksakan menggunakan kick starter ketika dalam kondisi komponen ini  macet, karena akan menyebabkan kerusakan. Namun, karena cukup darurat kondisinya, jadi diperbolehkan. Tapi setelah sepeda motor menyala langsung bawa ke bengkel resmi Yamaha,” kata Fauzan.

Maka dari itu, lanjut Fauzan, untuk menjaga semua komponen CVT termasuk kick starter agar terus prima, jangan pernah terlambat untuk melakukan servis dan perawatan berkala. Biaya pembersihan ruang CVT ini juga tidak mahal, hanya Rp 40.000 dan bisa langsung dinikmati hasinya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Azwar Ferdian

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa