Gaya Cafe Racer Royal Enfield, Buntut Peluru

Febri Ardani Saragih - Minggu, 17 September 2017 | 14:35 WIB
Modifikasi Royal Enfield Continental GT bergaya cafe racer.
Royal Enfield Indonesia
Modifikasi Royal Enfield Continental GT bergaya cafe racer.

Jakarta, Otomania.com – Modifikasi café racer masih populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Berbagai macam model sudah pernah diubah jadi bergaya sepeda motor balap “jadoel”, kini yang terbaru merambah ke Royal Enfield.

PT Distributor Motor Indonesia sebagai pihak diler resmi Royal Enfield di dalam negeri bekerja sama dengan rumah modifikasi White Collar Bike menciptakan Silver Bullet. Model modifikasi yang sudah dipamerkan saat pembukaan diler Royal Enfield di Bali pada Agustus itu berbasis Continental GT yang memang masih kental aroma motor café racer.

Modifikasi Royal Enfield Continental GT bergaya cafe racer.
Royal Enfield Indonesia
Modifikasi Royal Enfield Continental GT bergaya cafe racer.
Modifikasi Royal Enfield Continental GT bergaya cafe racer.
Royal Enfield Indonesia
Modifikasi Royal Enfield Continental GT bergaya cafe racer.

Continental GT merupakan model paling ringan dan bertenaga Royal Enfield. Karakter itu tidak hilang walaupun sudah banyak bagian yang diubah White Collar Bike.

Bagian depan memakai tameng café racer yang tak menyambung seperti fairing modern sebagai penutup area mesin tampak menyuguhkan garis lurus hingga ke buritan. Di belakang, aksentuasi menarik dari penampakan knalpot seperti peluru yang berada di tengah atau di bawah jok.

Gara-gara itu, modifikasi pun berlanjut mengubah posisi swing arm sebab pipa knalpot terlalu dekat dengan ban belakang. Kedua ban kini melapisi pelek baru berjari-jari pendek dan rapat.

Modifikasi Royal Enfield Continental GT bergaya cafe racer.
Royal Enfield Indonesia
Modifikasi Royal Enfield Continental GT bergaya cafe racer.
Modifikasi Royal Enfield Continental GT bergaya cafe racer
Royal Enfield Indonesia
Modifikasi Royal Enfield Continental GT bergaya cafe racer

Garis pada tangki bahan bakar yang terlihat seperti ukiran sebenarnya dibentuk menggunakan lembaran alumunium berlapis yang dilas memakai mesin router. Aplikasi yang sama juga dipakai untuk penutup shockbreaker belakang.

Bukan cuma mekanis yang kena sentuhan, tapi kelistrikan juga diberikan elemen tambahan buat menawarkan aura modern. Kini dibuat sistem baru, yaitu tombol hijau untuk sebagai starter dan merah untuk mematikan mesin.

Modifikasi Royal Enfield Continental GT bergaya cafe racer.
Royal Enfield Indonesia
Modifikasi Royal Enfield Continental GT bergaya cafe racer.

Lampu rem belakang LED produk aftermarket yang dilapisi aluminium, posisinya juga ditempatkan beda agar lebih mudah terlihat. Lampu depan terdiri dari tiga lampu utama yang dihiasi lingkaran berlampu biru sebagai bingkai. 

Editor : Azwar Ferdian
loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA