Bikin Salut, Santri Blusukan Servis Ratusan Motor Warga Terdampak Pandemi

Adi Wira Bhre Anggono - Jumat, 6 November 2020 | 10:40 WIB

Suasana saat santri Madrasah Al Quran Al Hidayah, Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, Grobogan, Jawa Tengah menggelar servis gratis di Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung Grobogan, Rabu (4/11/2020). (Adi Wira Bhre Anggono - )

Namun karena aktifnya program Jogo Tonggo di Karangrayung, kini cuma ada dua orang positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan," kata Slamet.

Berdasarkan data Dinkes Kabupaten Grobogan, hingga Rabu (4/11/2020) total ada 620 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Grobogan.

Dengan rincian, 476 orang sembuh, 91 orang meninggal dunia dan 53 orang dirawat di rumah sakit serta menjalani isolasi mandiri.

"Saat ini kami gencarkan tracing dan swab mandiri ke setiap kecamatan yang berisiko tinggi penularan Covid-19. Sosialisasi dan pengawasan dari Satgas Jogo Tonggo hingga tingkat RT/RW untuk mewajibkan warga mematuhi protokol kesehatan terus diupayakan untuk mencegah penyebaran virus Corona," terang Slamet.

Efektif

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan Moh Sumarsono menyampaikan, program Jogo Tonggo yang diinisiasi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sudah terlaksana sejak April lalu di 7 Kelurahan serta 273 desa di 19 Kecamatan di Kabupaten Grobogan.

Sumarsono menilai gerakan positif itu sangat efektif untuk menekan angka kasus positif Covid-19. Satgas Jogo Tonggo yang terdiri dari satgas kesehatan, satgas ekonomi, satgas sosial dan keamanan serta satgas hiburan ini beranggotakan warga, linmas, fasilitas kesehatan, karangtaruna dan seluruh elemen yang peduli mencegah penyebaran Covid-19.

"Selain kedisiplinan dan saling mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan, ada salah satu yang sangat menarik. Jadi untuk warga yang baru datang dari luar kota, diminta untuk tidak langsung nonggo atau kumpul-kumpul dengan tetangga.

Namun, terlebih dahulu diminta untuk isolasi mandiri, baru setelahnya monggo untuk kumpul-kumpul. Gerakan Jogo Tonggo hingga tingkat RT/RW sangat bagus, tugasnya serupa dengan tim Satgas Covid-19 Kabupaten," jelas Sumarsono.

Sementara itu Sumarsono juga mengapresiasi partisipasi dari Ponpes Al Quran Al Hidayah yang ikut serta bergotong-royong membantu masyarakat terdampak Covid-19 dengan mewujudkan servis motor gratis.

Setidaknya langkah-langkah kecil kreatif tersebut bisa menginspirasi dan menggugah semua pihak untuk ikut bersama-sama membantu sesama terdampak pandemi Covid-19.

"Terima kasih program servis motor gratis ini sangat menginspirasi dan patut diapresiasi. Sejatinya pandemi Covid-19 bisa diatasi oleh kesadaran bersama.

Sejauh ini berbagai macam subsidi baik bantuan berupa sembako dan uang tunai sudah digelontorkan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten untuk meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Sementara itu 80 persen dari total keluarga di Kabupaten Grobogan juga menerima manfaat bantuan tersebut," pungkas Sumarsono.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jogo Tonggo Pesantren, Santri Blusukan Servis Ratusan Motor Gratis bagi Warga Terdampak Pandemi".