Bikin Salut, Santri Blusukan Servis Ratusan Motor Warga Terdampak Pandemi

Adi Wira Bhre Anggono - Jumat, 6 November 2020 | 10:40 WIB

Suasana saat santri Madrasah Al Quran Al Hidayah, Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, Grobogan, Jawa Tengah menggelar servis gratis di Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung Grobogan, Rabu (4/11/2020). (Adi Wira Bhre Anggono - )

Otomania.com - Seketika senyum semringah terbias dari guratan wajah Mbah Yanto yang menua begitu mengetahui motor bebek bututnya rampung direparasi oleh dua orang montir di halaman depan rumahnya di Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (4/11/2020).

Keriput yang menyesaki paras kakek renta berusia 62 tahun itu seakan tak bisa menutupi perasaan bungahnya di siang berselimut mendung itu sekitar pukul 13.00 WIB.

"Mbah, motornya sudah selesai diperbaiki," seru salah seorang montir berusia 17 tahun memanggil Mbah Yanto.

Mbah Yanto yang semula duduk santai di kursi kayu usang di teras rumahnya lantas bergegas melangkahkan kaki sembari mengenakan masker menghampiri dua orang mekanik muda yang memperbaiki motornya itu.

"Alhamdulillah motor saya akhirnya diservis. Sering ngadat dan tak layak dipakai. Sudah enam bulan ini tidak ke bengkel karena tak punya ongkos lebih," tutur Mbah Yanto.

Baca Juga: Video: Salut! Wanita Libas Dengan Mulus Ujian Praktik SIM, Dapat Pujian dan Tepuk Tangan Dari Petugas

Selama sebelas tahun sejak dimilikinya, kendaraan roda dua Honda Supra keluaran tahun 2007 itu memang rutin diservis di bengkel dua bulan sekali.

Hanya saja, kebiasaan itu perlahan mulai dihentikannya menyusul pandemi Covid-19.

Sejak Presiden RI, Joko Widodo mengumumkan dua warganya positif terinfeksi virus corona jenis baru pada awal Maret lalu, kondisi perekonomiannya sebagai petani berangsur lesu.

Sejak saat itu pula, ia tak sekalipun menginjakkan kaki ke bengkel untuk perawatan motor satu-satunya tersebut.