Sabetkan Pedang Geng Motor Rusak Warnet dan Lukai Pejalan Kaki, Aksinya Terekam CCTV

Parwata - Sabtu, 28 November 2020 | 15:25 WIB
Kepala Polresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan, sedang menggelar ungkap perkara kasus pentolan geng motor yang selalu berulah brutal dan meresahkan warga Kota Tasikmalaya, Kamis (26/11/2020).(KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA)
Kepala Polresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan, sedang menggelar ungkap perkara kasus pentolan geng motor yang selalu berulah brutal dan meresahkan warga Kota Tasikmalaya, Kamis (26/11/2020).(KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA)

Otomania.com - Gunakan senjata tajam pedang, geng motor merusak sebuah warnet serta melukai seorang pejalan kaki, aksinya terekam cctv.

Terjadi sebuah aksi perusakan warnet dilakukan oleh salah satu geng motor dengan menggunakan senjata tajam terkan CCTV.

Melansir dari Kompas.com, dua pemuda pentolan dari salah satu geng motor yang merusak warung internet dan meresahkan warga Kota Tasikmalaya tersebut.

Berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tasikmalaya pada hari Kamis (26/11/2020).

Aksi para pelaku yang sempat terekam CCTV, seluruhnya berjumlah 6 orang dan viral di berbagai media sosial beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Dua Orang Luka-luka Diserang Geng Motor, Gara-gara Tanya 'Mau Ke Mana?'

Kedua pelaku yang ditangkap berinisial R (26) dan AG (24), warga asal Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya.

Keduanya, sengaja bersama rekan-rekannya menyerang warnet dengan senjata tajam di Perempatan Gunung Sabeulah, Minggu (22/11/2020) dini hari.

"Sesuai hasil pengembangan penyelidikan dan penyidikan, kasus penyerangan warnet di Gunung Sabeulah, berawal dari perkelahian antar geng motor di depan Kolam Renang Tirta Alam, Cibeureum, di hari yang sama," jelas Kepala Polresta Tasikmalaya, AKBP Doni Hermawan, saat konferenai Pers di markasnya.

Doni menambahkan, empat rekan kedua tersangka kini masih dalam pengejaran petugas dengan usia rata-rata pelaku sudah dewasa dengan identitas sudah diketahui.

Khusus inisial R yang sudah ditangkap, kata Doni, merupakan seorang residivis sudah dua kali keluar masuk penjara dengan kasus pencurian kendaraan bermotor dengan kekerasan.

Baca Juga: Puluhan Geng Motor Berulah, Bangunan Madrasah Diobrak-abrik

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dimas Pradopo
Sumber : Kompas.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa