Ini Dasar Hukum Penggunaan Lampu Rotator, Ada Arti di Balik Tiap Warnanya

Parwata,Gayuh Satriyo Wibowo - Minggu, 25 Oktober 2020 | 15:40 WIB
penindakan rotator pada mobil pribadi
Twitter/TMCPoldaMetro
penindakan rotator pada mobil pribadi

Otomania.com - Lampu rotator pemaikannya hanya untuk kendaraan tertentu yang berhak menggunakannya, apa saja?

Pemasangan atau penggunaan lampu rotator pada kendaraan pribadi masih sering bisa dijumpai.

Bahkan tak hanya pemasangan lampunya saja, melainkan juga diikuti dengan sirine.

pemasangan tersebut entah untuk gaya-gayaan atau memiliki tujuan lain, tak ada yang tahu.

Operasi Patuh Jaya 2020: Berikut Ini Sasarannya, Termasuk Lampu Rotator dan Sirine

Namun, sebenarnya hanya ada beberapa kendaraan yang berhak menggunakan rotator maupun sirene?

Berdasarkan Undang-undang no. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dalam pasal 59 ayat 1 menyebutkan kendaraan bermotor tertentu disematkan lampu isyarat dan/atau sirene untuk kepentingan tertentu.

Lalu dalam pasal 59 ayat 2 tertulis warna-warna yang digunakan sebagai lampu isyarat yaitu warna merah, biru, dan kuning.

Dalam undang-undang tersebut juga menjelaskan bahwa tidak semua kendaraan yang menggunakan lampu isyarat memiliki kepentingan khusus yang harus didahulukan atau hak utama dalam penggunaan jalan.

Nekat Pasang Rotator dan Strobo? Dendanya Bikin Kantong Kempes!

Ilustrasi lampu rotator
Tribunnews.com
Ilustrasi lampu rotator

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa