Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Terus-terusan Batuk, Penumpang Bus Yang Diturunkan di Tengah Jalan Akhirnya Meninggal

Parwata - Sabtu, 25 Juli 2020 | 18:00 WIB
Ilustrasi Jenazah (Kompas.com)
Ilustrasi Jenazah (Kompas.com)

Otomania.com - Karena mengalami batuk-batuk tanpa henti seorang penumpang bus diturunkan sebelum tiba di tempat tujuan.

Penumpang tersebut bernama Pardi diturunkan sebelum tiba di lokasi tujuannya, Bekasi.

Melansir dari Kompas.com, usai turun dan dilarikan ke rumah sakit, Pardi akhirnya meninggal dunia.

Naik bus tujuan ke Bekasi

Pardi diketahui naik bus dari Yogyakarta dengan tujuan Terminal Bekasi.

Namun, di dalam bus AKAP yang ditumpanginya, Pardi terus-menerus batuk.

Baca Juga: 21 Penumpang Tewas, Bus Terjun Bebas ke Danau, Sopir Diduga Frustasi dan Tenggak Miras

Selain itu, di bagian lengan lelaki itu ada tanda plester bekas luka suntikan.

"Kondisi pria itu lemas. Ada tanda kayaknya bekas dirawat atau cek kesehatan. Semacam tanda habis pengambilan sampling," kata Humas PMI Kulon Progo, Wisnu Rangga, Senin (20/7/2020).

Petugas terminal dari kantor Dinas Perhubungan kemudian mengabarkan ke PMI supaya menjemput penumpang sakit itu. Pardi diturunkan di Wates.

Baca Juga: Sopir dan Penumpang Panik Berhamburan Keluar, Angkot Terbakar di Tengah Jalan Jadi Tontonan

Dijemput petugas PMI, dibawa ke RS

Selanjutnya, petugas PMI ber-APD menjemput Pardi dengan dua sepeda motor reaksi cepat dan tiga orang awak.

Pardi pun segera dibawa ke rumah sakit terdekat. "Kita segera menangani sambil ajak komunikasi.

TRC mengamankan lokasi sekitar," kata dia. Seusai insiden itu, petugas terminal menyemprot disinfektan di lokasi kedatangan Pardi.

Meninggal dunia, bukan karena Covid-19

Setelah sempat menjalani perawatan beberapa hari di RSUD Wates, Kabupaten Kulon Progo, DIY, Pardi mengembuskan napas terakhir.

Sebelum meninggal, ia telah menjalani serangkaian tes. Penyebab kematiannya dipastikan bukan karena Covid-19.

"Ada (kasus kematian ini), tapi bukan karena Covid-19," ungkap Humas Tim Covid-19 RSUD Wates Albertus Sunuwata Tri Prasetya, Jumat (24/7/2020).

Rontgen pada dada dan gejala klinis batuk menunjukkan ada penyakit pada paru-parunya, tetapi bukan Covid-19.

Hasil rapid test sebelum masuk rumah sakit pun dinyatakan non-reaktif.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Batuk Tiada Henti, Penumpang Bus Diturunkan di Tengah Perjalanan dan Meninggal Dunia",

Editor : Dimas Pradopo
Sumber : Kompas.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa