2.225 Pemudik Dari Jakarta Barat Digagalkan Petugas, Dua Bus Terciduk Pakai Sticker Palsu

Parwata - Jumat, 22 Mei 2020 | 12:00 WIB
Bus pariwisata menggunakan stiker palsu untuk mengelabui petugas saat angkut pemudik. Bus ini dikandangkan bersama 1 bus dan 93 minibus yang digunakan sebagai travel gelap di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (21/5/2020).
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Bus pariwisata menggunakan stiker palsu untuk mengelabui petugas saat angkut pemudik. Bus ini dikandangkan bersama 1 bus dan 93 minibus yang digunakan sebagai travel gelap di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (21/5/2020).

"Karena mereka membawa penumpang diluar trayek saja ini sudah melanggar, apalagi ini," kata Sambodo.

Sambodo menuturkan, hingga hari ini selama 24 hari Operasi Ketupat, sudah ada 377 kendaraan travel gelap yang ditahan.

Dengan mengagalkan 2.225 pemudik yang tetap nekat menuju kampung halaman.

Ia menyebut malam tadi merupakan puncak arus mudik ilegal jelang Lebaran tahun ini.

"Tadi malam dengan sekitar 4 jam saja, kami mulai sekitar jam 8 malam sampai dengan Pukul 24.00 WIB, kami berhasil mengamankan 95 unit kendaraan terdiri dari dua unit bus, 40 minibus, serta 53 unit kendaraan pribadi seperti Luxio, APV, dan sebagainya dengan mengagalkan 719 pemudik," ujarnya.


Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Kelabui Petugas, Dua Bus Dengan Stiker Palsu Angkut Pemudik Dikandangkan di Satpas SIM Daan Mogot,

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dimas Pradopo
Sumber : TribunJakarta.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa