Bengkel Nakal, Nekat Buka Saat PSBB Berujung Ditutup Paksa Satpol PP

Adi Wira Bhre Anggono - Jumat, 17 April 2020 | 21:00 WIB
Personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan pihak Kecamatan Pulogadung saat memasang stiker penutupan toko saat PSBB di wilayah Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2020).
Dokumentasi Satpol PP Kecamatan Pulogadung
Personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan pihak Kecamatan Pulogadung saat memasang stiker penutupan toko saat PSBB di wilayah Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2020).

Otomania.com - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta sudah dilakukan sejak Jumat (10/4/2020) lalu.

Hal tersebut dilakukan demi mencegah penyebaran pandemi virus Corona (Covid-19) yang semakin meluas.

Namun saat ini masih ditemukan beberapa tempat perdagangan yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta.

Seperti sejumlah pertokoan di wilayah Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur yang masih buka hingga hari ini, Jumat (17/10/2020).

Personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan pihak Kecamatan Pulogadung pun mengimbau dan memasang stiker ke toko yang tidak diperbolehkan buka saat PSBB.

Baca Juga: Gerak-geriknya Mencurigakan, Tahu-tahu Pemotor Ini Lempar Paket Sabu dan Miras ke Dalam Lapas

Sekretaris Camat Pulogadung Sigit Darmanto mengatakan bahwa pihaknya pada hari ini menutup 10 bengkel dan sejumlah toko pakaian yang masih buka di wilayah Rawamangun dan Pasar Ampera.

"(Melakukan) penutupan-penutupan lokasi-lokasi usaha yang tidak diharapkan buka dalam Pergub 33 tahun 2020 tersebut tentu seperti bengkel, toko-toko pakaian, dan sebagainya," kata Sigit saat dikonfirmasi, Jumat.

Sigit menambahkan, pihaknya juga masih kerap menemukan pengendara kendaraan bermotor dan pejalan kaki yang tidak memakai masker.

"Masih banyak warga belum melaksanakan, di antaranya masih kelihatan tidak menggunakan masker, baik itu menggunakan kendaraan atau jalan kaki. Kita upayakan bagi ke warga barang-barang tersebut dan juga hand sanitizer," ujar Sigit.

Baca Juga: Mujur Banget! Ninja 400 cc Dikasih Cuma-cuma Untuk Perawat Pasien Corona yang Motornya Dimaling

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kecamatan Pulogadung Andik Sukaryanto mengatakan bahwa pihaknya juga memberikan imbauan kepada warung makan untuk hanya melayani pembelian yang dibawa pulang.

"Kita tidak ada penutupan warung makan. Hanya mengimbau supaya meja dan kursinya jangan dipasang supaya tidak ada pelanggan yang makan di tempat dan layani take away saja," ujar Andik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Masih Buka Saat PSBB, Sejumlah Bengkel dan Pertokoan di Pulogadung Dipaksa Tutup".

---------------------------------------

Ingin lebih lengkap dan detail ulasan otomotif seperti test drive, test ride, tips, knowledge, bisnis, motorsport dan lainnya, kalian bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF secara digital (e-magz). Caranya klik: www.gridstore.id Kalian akan mendapatkan paket berlangganan menarik.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Adi Wira Bhre Anggono
Sumber : Kompas.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa