Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Masih Banyak yang Salah Paham, Ini Lho Bedanya Penggerak 4WD dan AWD

Adi Wira Bhre Anggono,Dylan Andika - Jumat, 17 April 2020 | 14:00 WIB
Anatomi transfer case 4WD
Auto Repair for Dummies
Anatomi transfer case 4WD

Otomania.com - Di dunia otomotif khususnya kendaraan roda empat, kita mengenal istilah sistem penggerak 4-wheel drive (4WD) dan all-wheel drive (AWD).

Walau semua roda bisa bergerak bersamaan, sebetulnya 4WD dan AWD cukup berbeda lho.

Terutama di bagian komponen untuk transfer tenaganya ke semua roda.

Selain itu kedua jenis sistem penggerak ini juga sebetulnya punya kemampuan yang berbeda dalam menaklukan medan jalanan.

Berikut penjelasan soal perbedaan 4WD dan AWD yang diambil dari buku buku Auto Repair for Dummies 2nd Edition karya Deanna Sclar.

Baca Juga: Mutakhir Cuy! Sopir Truk Bisa Kerja Dari Rumah Kalau Pakai Teknologi Ini, Tonton Deh Videonya

4-Wheel Drive (4WD)

Ilustrasi sistem penggerak 4-wheel drive (4WD)
Auto Repair for Dummies
Ilustrasi sistem penggerak 4-wheel drive (4WD)

Sistem 4WD umumnya digunakan pada mobil berjenis sport utility vehicle (SUV).

Sistem 4WD memiliki sebuah transfer case yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga mesin ke seluruh roda atau hanya ke dua roda belakang (2WD) saja.

Perpindahan mode penggerak dari 2WD ke 4WD dapat diatur oleh pengemudi melalui tuas atau switch yang ada di dalam kabin.

Baca Juga: Awas, Kelamaan Kerja di Rumah Waspada Bensin Jadi Basi, Ini Gejalanya!

Selain itu, transfer case juga dapat mengatur penggunaan low gear dan high gear.

Low gear akan memberikan kecepatan yang rendah namun torsi yang besar untuk menghadapi medan berat seperti lumpur, salju, dan bebatuan.

Sedangkan high gear digunakan untuk kecepatan sedang dan cocok untuk jalan basah atau licin.

All-Wheel Drive (AWD)

Ilustrasi sistem penggerak all-wheel drive (AWD)
Auto Repair for Dummies
Ilustrasi sistem penggerak all-wheel drive (AWD)

Meskipun sama-sama dapat menggerakkan keempat roda, sistem AWD berbeda dari 4WD.

Sistem AWD melakukannya secara terus-menerus dan tidak terdapat opsi untuk menonaktifkannya.

Baca Juga: Masih Banyak Peminatnya, Toyota Harrier Bekas Tahun Awal Dibanderol Mulai Rp 100 Jutaan. Mau?

Sistem AWD biasanya memiliki 3 differential, satu untuk tiap as dan satu di bagian tengah.

Differential di tengah digunakan agar roda depan dan roda belakang dapat berputar dengan kecepatan yang berbeda di tikungan.

Selain itu, sebagian mobil dengan sistem AWD juga memiliki sistem komputer yang dapat merasakan perbedaan traksi pada setiap ban dan dapat juga menyalurkan tenaga yang berbeda pada tiap ban sesuai kebutuhan.

Artikel serupa telah tayang pertama kali di GridOto.com.


---------------------------------------

Ingin lebih lengkap dan detail ulasan otomotif seperti test drive, test ride, tips, knowledge, bisnis, motorsport dan lainnya, kalian bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF secara digital (e-magz). Caranya klik: www.gridstore.id Kalian akan mendapatkan paket berlangganan menarik.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa