Arif memastikan bodycam yang dipasang di petugas polantas Polda Metro spesifikasinya nyaris sama dengan yang dipakai polisi di negara maju.
Bodycam katanya merupakan alat perekam sekaligus live streaming dan sudah menjadi kelengkapan pokok Kepolisian di negara maju seperti di Eropa, Singapura dan China.
"Awal alat ini digunakan itu tahun 2005 di inggris kemudian dikembangkan dan digunakan ke negara lain," ujarnya.
Fungai bodycam yang akan dipakai kata Arif yakni kamera bisa merekam hingga 20 jam. Selain itu dengan bodycam petugas bisa melakukan live streaming dengan petugas yang ada di kantor TMC Polda Metro Jaya.
"Kapasitas baterai 8 jam nonstop untuk live streaming. Di dalamnya ada memori 32 GB itu yang cukup untuk merekam nonstop 20 jam," kata Arif.
Baca Juga: Pelanggar Susah Lolos, 3 Jenis Kamera Tilang Elektronik Canggih Banget
Menurutnya bodycam bisa digunakan untuk berkomunikasi antara petugas di lapangan dengan petugas yang berada di kantor atau penerima gambar dan suara dari bodycam.
"Bodycam juga dilengkapi tombol panic button dan GPS..Sehingga jika dalam posisi darurat petugas bisa menekan tombol panic button sehingga di TMC akan terinfokan di mana lokasi koordinatnya atau kondisi emergency, karena ada GPS," katanya.
Jika tombol panic button pada bodycam ditekan kata Arif akan ada alarm di pusat pengendali TMC yang berbunyi.
Jaringan bodcam kata Arif, pihaknya bekerja sama dengan penyedia jasa provider untuk menghadirkan jaringan yang kuat. Kamera di bodycam juga dilengkapi inframerah untuk merekam pada malam hari.
Selain itu, kata Arif kamera tersebut tidak bisa dimatikan oleh petugas yang ada di lapangan.
Editor | : | Indra Aditya |
Sumber | : | Wartakotalive.com |
KOMENTAR