Bayar Tol Bisa Secepat Kilat Tanpa Berhenti, Alternatif Pakai Fitur Kekinian

Indra Aditya - Rabu, 6 November 2019 | 13:50 WIB
Ilustrasi membayar tol
istock
Ilustrasi membayar tol

Otomania.com – Selalu ada inovasi dari PT Jasa Marga Tbk yang berencana menerapkan alternatif sistem pembayaran di gerbang tol (GT) yang selama ini hanya bisa menggunakan tapping kartu elektronik.

Salah satu metode pembayaran dilakulan dengan sistem transaksi nir sentuh berbasis Radio-Frequency Identification (RFID) atau dikenal dengan Single Lane Free Flow (SLFF).

"SLFF ini merupakan pengembangan teknologi Electronic Toll Collection (ETC) menuju sistem Multi Lane Free Flow (MLFF)," ucap Direktur Keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk Donny Arsal melalui keterangan tertulisnya, Selasa (5/11/2019).

Sistem tersebut saat ini diaplikasikan ke dalam bentuk sticker yang menempel di head lamp kendaraan dan OBU dalam bentuk yang lebih kecil.

"Sticker RFID di head lamp kendaraan diintegrasikan dengan aplikasi FLO yang dikembangkan oleh Jasa Marga," jelasnya.

Lebih lanjut, Corporate Communication Department Head Jasa Marga Faiza Riani menjelaskan kendaraan yang diintegrasikan dengan stiker dan aplikasi FLO, tak perlu lagi berhenti di gerbang tol.

Baca Juga: Jalan Tol Padaleunyi Kembali Dibuka, Kebakaran Pipa Pertamina Mulai Reda

"Kendaraan yang disambungkan dengan sistem aplikasi dan sticker FLO bisa langsung melakukan pembayaran tanpa harus berhenti di gate. Sistem akan langsung mendeteksi sehingga kendaraan bisa langsung jalan," tutur Faiza.

Namun demikian, demi keamanan pengendara, disarankan untuk mengurangi kecepatan ketika melintas di gerbang tol.

"Maksimal kecepatan saat melintas di gate berkisar 20-25 km/jam," katanya.

Saat ini, sistem tersebut diujicobakan secara terbatas di 38 gardu Tol Jabotabek dan 3 gardu tol di Jalan Tol Bali-Mandara.

Faiza menjelaskan bahwa terbuka peluang bagi pihaknya untuk membangun sistem pembayaran dengan cara lain di kemudian hari.

Salah satunya metode pembayaran menggunakan QR Code.

Editor : Indra Aditya

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X