Bukan Samson, Tapi Mesin Corolla Bisa Diangkat Modal Otot Saja

Parwata - Senin, 4 Februari 2019 | 13:50 WIB
Bukan mekanik kaleng-kaleng, turun mesin Toyota Corolla dilakukan sendirian
Instagram.com/surabayadragcom
Bukan mekanik kaleng-kaleng, turun mesin Toyota Corolla dilakukan sendirian

Otomania.com - Turun mesin bukan pekerjaan mudah, demikain juga dengan biaya yang dikeluarkanpun cukup mahal karena banyak yang harus dilakukan.

satu unit mesin mobil memiliki berat hingga hingga puluhan kilogram, sehingga dibutuhkan sebuah baby crane untuk mengangkat mesin dari engine room .

Namun yang ini beda di sebuah video yang diunggah @surabayadragcom di Instagram ini memperlihatkan Toyota Corolla E120 yang turun mesin dengan satu mekanik saja.

Disebut mekanik dari Wakanda, negara imajiner dari film Black Panther, pria ini dengan santainya menggendong mesin Toyota Corolla yang berkonfigurasi Inline Four (empat silinder segaris) ini.

Baca Juga : Begini Tampang Motor Baru Valentino Rossi dan Maverick Vinales di MotoGP 2019

Sekadar tambahan info saja, Toyota Corolla E120 memiliki banyak pilihan mesin dari 1.400 cc hingga 2.000 cc, namun semuanya berkonfigurasi empat silinder segaris dan jelas bobotnya bisa mencapai 50 kg lebih.

Langsung saja tonton videonya... Yang jelas jangan ditiru deh kalau enggak kuat, kalau mesinnya jatuh malah makin parah kerusakannya!

Lanjutin bahas soal turun mesin, sebenernya penting enggak sih melakukan turun mesin?

“Turun mesin bukanlah pekerjaan mudah, terlebih saat ini mesin berteknologi EFI (Electronic Fuel Injection) atau injeksi lebih rumit, karena harus melepaskan komponen elektrikalnya terlebih dahulu,” ujar Edo dari CPM Motor di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, dikutip dari GridOto.com.

Baca Juga : Buat yang Penasaran Motor Tim Rossi dan Vinales, Ini Link Live Streaming-nya

Menurut Edo untuk melepasnya juga tidak bisa langsung diangkat, karena mesin mobil memiliki hingga puluhan kilogram.

“Setidaknya butuh sebuah baby crane untuk mengangkat mesin dari engine room,” ungkap Edo.

“Ketika mesin selesai diturunkan, jika terdeteksi kompresi rendah maka teknisi akan langsung meng-overhaul atau membongkar total setiap komponen mesin,” papar Edo.

Jika mesin sudah terbongkar, seluruhnya maka akan dilakukan beberapa pengukuran, meliputi:

“Biasanya akan dicek, diameter silinder, celah ring piston, diameter piston, kerataan blok silinder, dan pengukuran poros engkol,” tutur Edo.

Baca Juga : Ini Suzuki GSX-RR MotoGP 2019, Warna dan Livery Tak Banyak Berubah

Tak heran biaya turun mesin cukup besar.

“Untuk jasanya saja, bisa memakan biaya hingga Rp 2 juta, sementara untuk penggantian part biayanya bisa lebih dari Rp 5 juta,” jelas Edo.

Sementara itu untuk pengerjaan turun mesin pada mobil mewah biayanya bisa tembus angka Rp 10 jutaan atau bahkan lebih!

Editor : Indra Aditya
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X