Pengemudi Mobil Travel yang Dihantam KA Jayabaya, Ternyata Sopir Tembak

Parwata - Rabu, 9 Januari 2019 | 19:30 WIB
Mambahul Fadil semasa hidup (kiri) dan kondisi mobil travel yang ditabrak KA Jayabaya di Beji, Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/1/2019) dinihari.
surya/sri wahyunik/galih lintartika
Mambahul Fadil semasa hidup (kiri) dan kondisi mobil travel yang ditabrak KA Jayabaya di Beji, Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/1/2019) dinihari.

Otomania.com - Setelah terjadinya kecelakaan maut, Keluarga korban KA Jayabaya vs mobil travel di Beji, Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/1/2019), menunggu kedatangan jenazah.

Seperti keluarga sopir minibus Mambahul Fadil di Kelurahan Kebunagung Kecamatan Kaliwates, Jember.

Dari pantauan SURYA.co.id di rumah duka, keluarga Fadil bersiap menyambut kedatangan jenazah Fadil.

Bendera tanda duka sudah terpasang di depan rumahnya di Gang Masjid Jl Arowana Kelurahan Kebunagung.

Sebuah keranda sudah disiapkan di teras rumah sederhana itu.

Baca Juga : Bus Duluan, Kemenhub Ingin Batas Usia Merambah ke Kendaraan Pribadi

"Jenazahnya dijemput istri dan anak pertamanya. Tadi pagi berangkat ke Pasuruan," ujar Dedi Sunarto, paman Fadil.

Fadil merupakan sopir travel Surya. Dia sudah lebih dari 10 tahun bekerja di travel tersebut.

Fadil biasanya menyopiri travel Situbondo - Surabaya.

"Dia itu trayeknya Situbondo - Surabaya. Tapi tadi malam itu disuruh menggantikan sopir yang trayek Jember - Surabaya. Ya berangkat saja," lanjut Dedi.

Sejak lama menjadi sopir travel, kata Dedi, Fadil tidak pernah mengalami kecelakaan.

Kendaraannya baru kali ini mengalami kecelakaan dan langsung berakibat fatal, yakni lima orang meninggal.

"Dia fit terus. Tapi tadi pagi takdir berkata lain. Mobilnya mandeg di tengah rel karena kereta akan lewat," kata Dedi.

Dedi menuturkan, mobil Fadil berangkat dari Jember sekitar pukul 20.00 wib.

Biasanya pukul 03.30 wib, kendaraan itu sudah menurunkan penumpang di Bandara Juanda.

Baca Juga : Anti Mainstream, Daihatsu Terios ‘Down To Earth’ Ganteng Maksimal

Fadil meninggalkan dua orang anak, yakni satu anak remaja laki-laki yang duduk di bangku SMA dan satu anak perempuan kelas 6 SD.

Menurut Ketua RW 1 Kelurahan Kebunagung Cipto Utomo, jenazah Fadil akan dimakamkan setelah shalat Ashar di TPU Gebangtaman.

"Jenazah sudah diberangkatkan. Mungkin nyampai sini sekitar jam 14.00 wib. Kami makamkan setelah Ashar," kata Cipto.

Seperti diberitakan SURYA.co.id, terjadi kecelakaan antara minibus dan KA Jayabaya di Beji, Pasuruan, Rabu (9/1/2019) dini hari.

Lima orang meninggal dunia, dan satu orang terluka.

Mereka semuanya penumpang dan sopir minibus.

Lima korban yang meninggal dunia adalah Mambahul Fadil , sopir L 300.

Ia berusia 42 tahun warga, Gebangtaman Kelurahan Kebonagung Kecamatan Kaliwates, Jember.

Kedua, Budi Yuniarso (51) warga Jalan Apel Raya, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.
Ketiga, Mariam (45) warga Desa Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Baca Juga : Ngotot Ikut Tes MotoGP Sepang, Marc Marquez Geber Latihan Fisik

Keempat, Sri Praptianingsih (52) warga Jalan Kawi, Sumbersari, Kabupaten Jember, dan korban meninggal lainnya, Riki Sukiandra (47), warga Kacapiring, Kabupaten Jember.

Sedangkan korban selamat, dan mengalami luka ringan adalah Saranya (20) warga Pesona Surya Milenia, Kabupaten Jember.


Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Terungkap, Pengemudi Travel yang Dihantam KA Jayabaya di Pasuruan Itu Ternyata Sopir Pengganti,

Editor : Indra Aditya
Sumber : Surya.co.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X