Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Barry Sheene, Juara Dunia GP Nan Berandalan, Helm Dilubangin Hanya Untuk Merokok

Fedrick Wahyu - Kamis, 23 Agustus 2018 | 20:00 WIB
Barry Sheene, pembalap Inggris yang juara kelas GP 500 dua kali
gq-images.condecdn.net
Barry Sheene, pembalap Inggris yang juara kelas GP 500 dua kali

Otomania.com - Mendengar nama Barry Sheene pasti akan terdengar sangat asing bagi penggemar MotoGP di era modern ini.

Padahal, dia adalah salah satu pembalap dengan attitude yang terlihat bengal dan serampangan, pokoknya gaya hidupnya rock and roll banget.

Tampil di depan publik sambil merokok bukan hal aneh bagi pembalap asal Inggris ini.

Bahkan, helm Sheene yang kerap dijuluki 'Bazza' sengaja dibuatkan lubang hanya untuk memudahkan dia jika ingin merokok di area start.

Helm bermerk Bell ini sempat dilelang mulai dari 2.000 Poundsterling atau nyaris 3.000 Euro atau setara Rp 47 juta pada akhir April 2015 silam.

(BACA JUGA: Secercah Harapan, Valentino Rossi Optimis Bisa Tampil Bagus di MotoGP Inggris)

Helm Barry Sheene Pernah Dilelang Seharga Rp 47 Juta
Helm Barry Sheene Pernah Dilelang Seharga Rp 47 Juta

Lubang tersebut memang bukan bawaan pabrik, tetapi di bor karena pembalap asal Australia ini kerap masih ingin merokok saat menjelang start.

Nah, lubang itu nantinya akan ia tutup dengan sticker yang sudah disiapkan sesaat sebelum start.

Berbicara tentang sisi kontroversial pembalap yang satu ini tidak berhenti sampai situ.

Sheene juga terkenal sebagai peminum alkohol berat dan gaya hidup playboy yang dimiliki membuatnya sering tampil dengan banyak wanita cantik.

(BACA JUGA: Catet, Jadwal MotoGP Inggris 2018 Berubah, Begini Jadinya)

Menariknya, meski bersifat seperti itu Sheene selalu dicintai banyak orang sehingga gaya hidupnya yang seperti bintang rock menjadi magnet bagi anak muda di masanya.

Kalau berbicara karir dia memang sukses dan terkenal sebagai pembalap yang kompetitif pada zamannya.

Sheene memulai karir balapnya di tahun 1968 saat usianya 18 tahun.

Di tahun 1970, Sheene sudah mengikuti kejuaraan dunia pertamanya untuk kelas 125 cc.

Karir Barry Sheene mulai bersinar saat pindah dari pabrikan Yamaha ke Suzuki di tahun 1974.

Dengan motor Suzuki berkapasitas 500 cc Sheene mulai terus berjuang untuk menjadi juara dunia.

Akhirnya di tahun 1976 dan 1977 Sheene berhasil jadi juara dunia GP500 cc yang kini berganti nama jadi MotoGP bahkan mengalahkan adalah nama-nama beken seperti Giacomo Agustini.

(BACA JUGA: Dikasih Izin Timnya, KTM Tunjuk Pembalap Superbike BMW, Gantikan Pol Espargaro Yang Cedera)

Suzuki RG500 tunggangan Barry Sheene di Grand Prix 500 tahun 1976
Motorcyclenews.com
Suzuki RG500 tunggangan Barry Sheene di Grand Prix 500 tahun 1976

Sayangnya, di tahun 1978 Sheene mendapat saingan terberatnya yakni Kenny Roberts.

Kedatangan Kenny Roberts membuat Sheene kewalahan dan gagal menjadi juara dunia lagi.

Persaingan Barry Sheene dan Kenny Robert adalah salah satu pertarungan epik dalam sejarah balap motor dunia.

Pada tahun 1982 Sheene kembali mengalami kecelakaan fatal yang membuatnya tidak kompetitif.

Akhirnya di tahun 1984 Sheene memutuskan pensiun dan pindah ke Australia untuk mengurus usaha.

Berry Sheene meninggal di tahun 2003 karena penyakit kanker perut saat usianya menginjak 52 tahun.

(BACA JUGA: Yamaha Tak Kunjung Membaik, Valentino Rossi Semakin Frustasi) 

Editor : Iday
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa