Geser Satria FU 150, Kini Jadi GSX-R 150 Primadona Suzuki

Febri Ardani Saragih - Kamis, 6 Juli 2017 | 16:11 WIB
Suzuki GSX-R 150.
Febri Ardani/Otomania
Suzuki GSX-R 150.

Jakarta, Otomania.com – Setelah sekian lama larut dalam kelam, Suzuki Indomobil Sales divisi roda dua mencoba bangkit kembali. Merek berlambang “S” ini pernah jualan 1 juta unit pada 2005 lalu, namun terpuruk dalam beberapa tahun ke belakang.

SIS R2 menyadari tidak bisa hanya bersandar pada satu-dua model buat kompetitif. Sebab itu pada awal tahun ini model sport 150cc kembar beda genre, GSX-R dan GSX-S, diluncurkan buat menemani model terlaris “ayam jago” Satria F150 dan skutik Address.

Sampai Mei, menurut catatan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan GSX-R 150 dan GSX-S 150 sudah mencapai hampir 20.000 unit. Angka itu mengungguli Satria F150 sebanyak 6.800 unit dan Address 13.000 unit.

Suzuki GSX-R 150 khusus yang disediakan Suzuki Indomobil Sales (SIS) untuk media test ride di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Febri Ardani/Otomania
Suzuki GSX-R 150 khusus yang disediakan Suzuki Indomobil Sales (SIS) untuk media test ride di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Jika dibelah lebih detail, dari 20.000 unit penjualan, sebesar 14.000-an merupakan GSX-R 150 dan sisanya GSX-S 150. Di kelas sport Suzuki, Satria FU 150 bukan lagi primadona. Kini idola baru adalah GSX-R 150.

Menurut Yohan Yahya, Departemen Head Marketing and Sales SIS R2, GSX-R 150 dan GSX-S 150 yang laku di pasaran adalah bukti masih ada konsumen loyal merek Suzuki.

“(GSX-R 150 lebih laku) bukannya tidak kami diprediksi, tapi kami lihat ini memang akan menjadi ikon baru, khususnya kelas 150 cc di antara kompetitor,” ucap Yohan, Rabu (5/7/2017).

Satria F150 kini bukan hanya digeser dari sisi penjualan tapi juga di ranah balap. Satria F150 yang digunakan sebagai kuda pacu di ajang Suzuki Asian Challenge (SAC) diganti menjadi GSX-R 150 mulai tahun ini. 

Baca: Resmi, GSX-R 150 Gusur Satria F150 Jadi Motor Balap Suzuki

Walau GSX-R 150 sudah banyak menunjukan tanda-tanda positif, Yohan mengatakan tidak akan terlena sampai membiarkan model lain diam begitu saja. Dia mengatakan tidak ingin hanya satu model yang jadi backbone. Diindikasikan Satria FU 150 juga butuh penyegaran, lebih menyesuaikan kebutuhan konsumen saat ini. 

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Azwar Ferdian

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa