Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Showroom Mobil Sekarang Sepi Pengunjung

Setyo Adi Nugroho - Rabu, 15 Maret 2017 | 17:35 WIB
Kinerja mesin cukup bisa diandalkan untuk melibas tanjakan Nagreg, Garut, Jawa Barat.
TAM
Kinerja mesin cukup bisa diandalkan untuk melibas tanjakan Nagreg, Garut, Jawa Barat.

Jakarta, Kompas Otomotif- Inovasi menjadi kekuatan untuk beradaptasi dengan perubahan jaman. Ini yang digaungkan PT Astra International dalam seminar InnovNation, Rabu (15/3/2017). Seminar yang dihadiri petinggi kelompok usaha Astra tersebut diselenggarakan dalam rangkaian perayaan ulang tahun Astra yang ke 60.

Salah satu perubahan yang dirasakan Astra terutama pada industri otomotif adalah, kehadiran teknologi digital yang mengubah pola konsumen untuk berbelanja kendaraan. Saat ini hampir sebagian showroom kendaraan sepi pengunjung karena konsumen sudah mengetahui beragam informasi melalui layar tablet atau telepon genggam mereka.

“Orang yang datang ke showroom sebagian besar sudah memutuskan dia mau membeli apa. Konsumen melihat fisik hanya untuk memperhatikan warna yang dilihat pada layar telepon genggamnya. Mereka hanya memutuskan mau membeli model yang seperti apa,” ucap Prijono Sugiarto, Presiden Direktur Astra Internasional dalam pembukaan seminar InnovNation, Rabu (15/3/2017).

Untuk itu, Auto 2000 sebagai jaringan penjualan terbesar menghadirkan inovasi berupa layanan lengkap mulai dari pencarian informasi sampai pemilik ingin menjual kendaraannya. 

"Kami sedang mempersiapkan software bekerja sama dengan developer terkenal untuk menciptakan konsumen itu attach ke kita layaknya keluarga. Kita hadirkan one stop poin untuk melayani pelanggan dari sebelum membeli sampai saat mereka memiliki kendaraan dan ingin menjualnya," ucap Prijono.

Prijono juga mengungkapkan, Honda motor pada tujuh atau delapan tahun lalu sempat terpuruk. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah menghadirkan tagline untuk kalangan muda dalam Satu Hati atau One Heart.

Salah satu cerita inovasi yang banyak diingat adalah hadirnya segmen baru di pasar otomotif Indonesia pada 2004 lalu saat Avanza dan Xenia hadir. MPV segmen low ini dihadirkan sebab MPV Kijang saat itu sudah cukup mahal.

“Kita ajukan ide bagaimana produk yang saat itu memiliki pasar 70 persen, kita hadirkan produk yang sama tapi dengan harga 50 sampai 60 persen lebih murah. Maka saat pertama keluar Avanza saat itu dibanderol Rp 69 jutaan dan pangsa pasarnya 78 persen masih bertahan sampai saat ini. Kemudian hadir lagi adiknnya di level LCGC,” ucap Prijono.

“Inovasi itu merubah korporasi juga individu. Jika mau berubah maka harus berinovasi. Itu yang harus dilakukan tidak bisa ditawar,” ucap Priyono.

Editor : Azwar Ferdian

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa