Dari Perhotelan Sampai Kerja di Harley Davidson, Bagaimana Bisa?

Setyo Adi Nugroho - Jumat, 23 September 2016 | 09:38 WIB

Jakarta, OtomaniaBoyke P Soerianata adalah putra Indonesia yang saat ini bekerja di Harley Davidson (HD) wilayah Northern California. Saat ini ia memegang jabatan sebagai Master Technician HD. Tugasnya adalah memastikan mesin-mesin berkapasitas besar HD bekerja dengan baik.

Setelah gagal diterima sebagai penerbang di Angkatan Udara, Boyke membanting stir masuk ke jurusan perhotelan salah satu perguruan tinggi di Bandung. Cita-citanya memiliki motor Harley tetap dipegang teguh.

Salah satu angannya masuk ke sekolah perhotelan adalah agar ia dapat bekerja di kapal pesiar dan mengikuti jejak pamannya yang telah berdomisili di California. Amerika Serikat memang selalu jadi negara impian Boyke.

“Saya jalani pendidikan di perhotelan dan mendapat magang di pulau Bintan. Lalu tugas akhir di Bandung membantu pembukaan Hotel Hyatt Regency Bandung kala itu. Pada tengah semester sebenarnya ada peristiwa yang menguatkan impian saya ke Amerika,” ucap Boyke.

Boyke bertemu dengan tambatan hatinya, Wendy, seorang guru Bahasa Inggris yang bekerja paruh waktu di Bandung. Wendy yang masih berkewarganegaraan Amerika Serikat memutuskan pulang ke California, karena ia juga tidak memiliki rencana menetap di Indonesia.

Boyke yang masih menyelesaikan tugas akhir kala itu memutuskan untuk menyusul Wendy ke Amerika setelah menyelesaikan tugas kuliah. Meski orang tua tidak menyetujui terutama sang ayah, ia memutuskan nekat pergi untuk menemui kekasihnya dan menikah di sana.

Tiba di AS, ia langsung melamar bekerja di Hyatt Regency Sacramento berbekal surat rekomendasi Hyatt Bandung. Ia diterima dan bekerja di departemen Food and Beverage selama beberapa tahun.

Namun Boyke menemui hambatan lain. Ia merasa kariernya di perhotelan mentok. Ia berharap dapat mengisi posisi manajerial seperti jurusan yang diambilnya saat kuliah dulu. Pihak hotel menolak pengajuan tersebut karena menganggap sistem edukasi di Indonesia tidak bisa menjamin hal tersebut.

“Saya disarankan ambil sekolah lagi namun saya menolak. Saya lantas berpikir untuk mengubah haluan profesi perlahan-lahan,” ucap Boyke.

Dari seorang pekerja hotel ke teknisi, bagaimana kelanjutannya? Simak dalam artikel berikutnya.

Editor : Azwar Ferdian

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X