Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Kenapa Ban Depan Lebih Cepat Aus?

Stanly Ravel - Sabtu, 17 September 2016 | 14:42 WIB

Jakarta, Otomania - Pernah mendengar gurauan, "mengapa ban belakang lebih cepat botak daripada yang depan?" Jawabannya, tentu bukan karena ban belakang pusing enggak bisa-bisa mengejar yang depan, tetapi ada penjelasan teknisnya.

Tetapi, kali ini penjelasan berlaku terbalik. Mengapa ban depan lebih cepat habis ketimbang yang belakang?

Ban mobil memiliki beban kerja yang cukup berat. Meski terdiri dari empat buah, namun umumnya ban depan memiliki masa pakai yang lebih cepat dibandingkan ban belakang, alias mudah aus.

Arfianti Puspitarini, Consumer Product and Trade Marketing Manager Goodyear Indonesia menjelaskan bila ban depan mudah aus akibat porsi kerjanya yang lebih banyak dibandingkan ban belakang.

"Ban depan itu mudah aus karena menerima beban dari beragam sisi. Mulai dari beban kendaraan, sampai gaya yang lebih banyak, beda dengan ban belakang yang hanya mengikuti arah dari ban depan," ujar Afianti kepada Otomania beberapa waktu lalu.

Gaya yang dimaksud adalah dari sistem kemudi. Ban depan bekerja mengikuti arah kemudi, belum lagi ditambah dengan semakin banyaknya mobil dilengkapi sistem pengerak depan yang menjadikannya juga sebagai poros utama ketika akselerasi atau bermanuver.

Seiring perkembangan zaman, mobil dengan sistem penggerak belakang semakin ditinggalkan merek-merek otomotif dunia. Selain lebih murah biaya perakitannya, sistem penggerak depan dipercaya lebih nyaman bagi penumpang.


Mulai saat mobil bergerak, saat berbelok sampai beban saat mengatur posisi parkir yang biasanya akan lebih banyak memainkan kemudi agar ideal.

"Ban depan mudah aus juga karena dijadikan tumpuan berat saat melakukan pengereman. Semakin tinggi laju kendaraan, otomatis membuat pengereman akan makin memberikan daya yang besar ke roda depan," kata Arfianti.

Editor : Agung Kurniawan

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa