Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Pertamina “Marah”, Premium Disebut Sebagai Pencemaran Udara

Aditya Maulana - Jumat, 5 Februari 2016 | 14:02 WIB

Jakarta, Otomania – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengusulkan agar Pertamina menghentikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium di Ibu Kota. Salah satu alasannya, upaya menciptakan lingkungan bersih dengan turunnya emisi kendaraan.

Secara tidak langsung, Ahok menyebut Premium sebagai pencemaran udara. Tetapi, menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro, tidak tepat jika Premium di Jakarta disebut sebagai pencemaran udara.

“Tidak tepat kalau disebut sebagai pencemaran udara. Karena, kita sejak 2006 silam sudah tanpa timbal,” kata Wiandra di Jakarta, Kamis (4/2/2016) malam.

Tujuan pembatasan Premium tersebut, lanjut Wiandra, lebih kepada pendistribusian yang tepat sasaran dan untuk kebutuhan spesifikasi BBM pada kendaraan. Sebab, sekarang ini masyarakat sudah pintar memilih mana BBM yang baik untuk kendaraannya.

“Karena BBM yang kita produksi sejak dulu itu sudah tanpa timbal. Jadi tidak tepat kalau disebut sebagai pencemaran udara atau lingkungan,” ucap Wiandra.

Sebelumnya, Ahok juga mengatakan penghentian distribusi Premium di Jakarta akan menguntungkan negara. Langkah ini dinilainya bisa menghemat APBN. Kebijakan ini juga dinilainya dapat memaksa pengendara kendaraan bermotor beralih ke angkutan umum.

Editor : Aris F Harvenda

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa