Moto Guzzi V7II, Satu Model dengan Dua Dunia Berbeda

Stanly Ravel - Jumat, 13 November 2015 | 10:01 WIB

Jakarta, Otomania - PT Piaggio Indonesia (PID) resmi memboyong Moto Guzzi yang merupakan line-up moge legendaris asal Italia. Salah satu tipe yang menggoda adalah V7II Stone dan V7II Racer.

Meski datang dengan mesin yang sama, yakni 744 cc V-Twin 90 derajat enam percepatan manual dengan tenaga sebesar 48 tk serta torsi 60 Nm, tapi dari sisi desain sangat berbeda jauh.

Versi Stone lebih ke arah motor harian yang bisa dinikmati kapan saja, sedangkan Racer dibuat langsung dari pabrikan sebagai sebuah cafe racer dengan jok single seater, berbuntut tawon serta posisi stang yang lebih menunduk.

Selain tampilan, perbedaan detail model antara Stone dan Racer cukup banyak. Versi Stone hadir dengan konsep harian yang masih bisa membawa boncengan serta pelek palang berdimensi 18 inci, selain itu tipe ini juga menggadopsi swing arm dengan dua shock absorbers adjustable yang membuatnya lebih nyaman digunakan harian.

Sedangkan untuk model Racer, dirancang degan konsep motor balap legendaris. Menggunakan pelek jari-jari dengan dimensi 18 inci, swing arm two ultra Bitubo Shock serta tangki yang lapis khrom.

Tak sampai disitu saja, model racer juga lebih banyak memiliki ornamen tambahan yang mengentalkan tampilan sporty-nya. Mulai dari tangki yang dilapis khrom lengkap dengan list kulit ditengahnya, windshild di bagian lampu depan, sampai aksesori lainnya.

Hal paling spesial dari versi V7II Racer ini adalah statsunya sebagai motor yang dirancang dalam edisi terbatas. Pihak pabrikan hanya membuat sebanyak 1.000 unit di dunia, sedangkan Indonesia kabarnya hanya mendapat beberapa unit saja.

"Untuk unit cukuplah, soal angka kita harus cek lagi berapa yang ada di Indonesia nantinya," ujar Public Relation and Communication Specialist PT PID Robby Gozal kepada Otomania, Kamis (12/11/2015).

Dengan statusnya sebagai sebuah motor limited edition, maka bandrol hargnya pun berbeda jauh dengan model Stone. Veri Racer dibandrol sebesar Rp 419.900 juta sedangkan Stone hanya Rp 357.100 juta, keduanya adalah harga off the road Jakarta.
Editor : Azwar Ferdian

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa