Pilih Shockbreaker Mobil Tipe Oli vs Gas, Pakai Gas Lebih Keras?

Parwata,Andhika Arthawijaya - Senin, 7 Juni 2021 | 14:19 WIB
Ilustrasi shockbreaker belakang tipe gas ahtermarket (atas) untuk Suzuki Ertiga dan shockberaker tipe oli (paling bawah)
Dok. OTOMOTIF
Ilustrasi shockbreaker belakang tipe gas ahtermarket (atas) untuk Suzuki Ertiga dan shockberaker tipe oli (paling bawah)

Otomania.com - Shockbreaker mobil tipe oli Vs gas, benarkah lebih keras bantingan yang tipe gas?

Shockbreaker yang digunakan pada mobil ada yang bertipe oli dan ada juga yang gas.

Ada yang mengatakan jika menggunakan shockbreaker tipe gas, akan membuat bantingan mobil menjadi lebih keras.

Alfian Kudus, selaku punggawa bengkel Absorber Solution yang satu kawasan dengan DSS (Dana Suspension Specialist) Garage mengatakan.

Baca Juga: Waspada! Karena Hal Ini Sokbreker Mobil Bisa Rusak Saat Musim Hujan

“Tidak seperti itu! Antara shockbreaker gas dan oli, tingkat kekerasannya tergantung nilai force yang diterapkan masing-masing pabrikan sok itu sendiri,” bilang Alfian.

Alfian melanjutkan, kalau shockbreaker tipe gas nilai force-nya dibikin lebih tinggi dari tipe oli, itu memang akan cenderung lebih keras.

“Tapi kalau nilainya kecil, dia akan lebih lembut. Begitu juga sebaliknya dengan sok tipe oli. Jadi bukan karena dia pakai gas atau hanya oli,” tegas Alfian.

Menurut Alfian, shockbreaker tipe gas, itu isinya bukan hanya gas saja,

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa