Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ayo, Ayo, Mogok ke Sini... Modal Obeng dan Kunci Busi, Banjir Jakarta Jadi Rezeki Buat Zainal Meski Enggak Pasang Tarif

Parwata - Minggu, 21 Februari 2021 | 07:00 WIB
Zainal memegang kunci busi. Bermodalkan itu dan obeng kembang dan obeng minus, dia jadi penolong motor yang mogok seusai menerjang banjir.
Reza Deni/Tribunnews.com
Zainal memegang kunci busi. Bermodalkan itu dan obeng kembang dan obeng minus, dia jadi penolong motor yang mogok seusai menerjang banjir.

Otomania.com - Modal obeng min plus dan kunci busi, jalanan banjir jadi rezeki, ayo yang mogok ke sini!

Seorang pria memanfaatkan kondisi banjir yang terjadi dengan membantu menghidupkan motornya bermodalkan obeng dan kunci busi.

Melansir dari Tribunnews.com, pria tersebut bernamna Zainal (40) yang membawa alat obeng dan kunci busi.

Dirinya berdiri di seberang Kantor Puslitbangtek Lemigas, Cipulir, Jakarta Selatan, melambaikan tangan ke arah pengguna motor yang mendorong kendaraannya.

Baca Juga: Banjir Warna Putih Susu Genangi Jalan dan Pemukiman Bikin Geger Tanjung Priok, Wakil Walikota Angkat Bicara

Di depan tempat Zinal berdiri banjir yang menggenangi Jalan Ciledug Raya, lebih tepatnya di Pasar Cipulir, belum surut betul.

Hingga pukul 13.00 WIB, Sabtu (20/2/2021), kedua sisi lajur masih tergenang.

"Ayo, ayo, ayo, yang mogok, yang mogok ke sini," terial Zainal kepada mereka. Di tangannya, Zainal memegang kunci busi.

Bermodalkan itu dan obeng kembang dan obeng minus, dia jadi penolong motor yang mogok seusai menerjang banjir.

Baca Juga: Motor Listrik Gak Aman Terjang Jalanan Banjir? Ini Penjelasannya

Satu motor menghampirinya. Dibukanya cover plastik dekat jok depan, dicarinya selang busi, dan dicopotnya selang itu dan kemudian busi dicabut menggunakan kunci busi.

"Coba disela," pinta Zainal.

Si pengemudi melakukannya dan Zainal bilang aman. Katanya, kelistrikan masih sempurna. Dia tinggal mengelap bagian busi yang basah.

Sebelum busi dipasang, Zainal mengengkol selaan sepeda motor berkali-kali. Setelah itu, dia pasang busi itu dan kembali menyalakannya. Sepeda motor itu hidup.

Dipasangnya cover penutup itu, lalu Zainal berdiri. Uang Rp 20 ribu dia terima.

Baca Juga: Jembatan Hancur Akibat Banjir Tak Kunjung Dibangun, Video Suzuki Ignis dan Mobil Boks Terjebak Di Tengah Sungai Bikin Deg-deg Serrrr...!

"Baru 5 motor hari ini. Saya sih enggak pasang tarif, kan enggak semua orang bawa uang, bawa dompet. Tapi alhamdulillah semuanya bayar," katanya.

Bengkelnya tak jauh dari Pasar Cipulir. Dia sengaja datang ke Cipulir, karena sudah tahu pasti akan ada pemandangan orang susah payah mengengkol sepeda motor dalam keadaan basah kuyup.

"Kalau sudah surut ya balik kanan kita," katanya sambil terkekeh.

Hingga saat ini, sudah terkumpul Rp150 ribu lebih yang Zainal dapatkan.

Diketahui, banjir yang merendam Pasar Cipulir dan menyendat akses Jalan Ciledug Raya terjadi pada pagi hari.

Banjir di Jalan Ciledug Raya setinggi kira-kira 30-50 cm. Sementara di area dasar Pasar Cipulir, banjir merendam pertokoan setinggi 100-130 cm.

Petugas kebersihan PPSU hingga Satpol PP sudah berada di lokasi untuk membantu warga dan pedagang.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Zainal, Montir di Cipulir Ketiban Rezeki Saat Banjir Terjang Jakarta,

Editor : Dimas Pradopo
Sumber : Tribunnews.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa