Keren dan Murah Cek Covid-19 di Terminal dan Stasiun Cuma Modal Tiup Doang, Berlaku Mulai Februari 2021

Parwata - Selasa, 26 Januari 2021 | 09:00 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau langsung penggunaan alat GeNose C19 di Terminal Kampung Rambutan, Minggu (24/1/2021). (DOKUMENTASI KEMENHUB)
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau langsung penggunaan alat GeNose C19 di Terminal Kampung Rambutan, Minggu (24/1/2021). (DOKUMENTASI KEMENHUB)

Otomania.com – Keren dan Murah Cek Covid-19 di Terminal dan Stasiun Cuma Modal Tiup Doang, Berlaku Mulai Februari 2021.

Cuma dengan tiup doang? Iya benar sekali. Alat yang digunakan bernama GeNose.

Melansir dari Kompas.com, pemerintah berencana akan memakai alat deteksi Covid-19 dengan menggunakan sampel nafas tersebut.

Alat dengan sampel nafas bernama GeNose akan digunakan di stasiun kereta api dan terminal bus.

Baca Juga: Toyota Avanza Jarang Dipakai Raib Dari Parkiran Lahan Kosong, Ketahuan Saat Pemilik Akan Panasi Mesinnya

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, alat pendeteksi Covid-29 buatan Universitas Gadjah Mada itu telah mendapatkan persetujuan edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Satgas Penanganan Covid-19.

“Untuk itu, pada moda kereta api akan diterapkan secara wajib (mandatory) pada tanggal 5 Februari 2021,” tutur Budi dalam keterangan tertulis, Minggu (24/1/2021).

"Sedangkan angkutan bus tidak wajib, tapi akan dilakukan pengecekan secara random menggunakan GeNose mulai 5 Ferbuari 2021, yang akan dimulai dari Pulau Jawa terlebih dahulu," sambungnya.

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) itu pun sudah meminta Dirjen Perhubungan Darat untuk berkoordinasi dengan para Kadishub di seluruh Indonesia.

“Jika nanti saatnya dilakukan pengecekan secara acak dan seseorang dinyatakan positif maka yang bersangkutan tidak dibolehkan untuk berangkat,” ujarnya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Dimas Pradopo
Sumber : Kompas.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa