Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Gila!! Tenaga Yamaha WR 155R Bisa Naik 2 Kali Lipat Modal Rp 8 Jutaan

Adi Wira Bhre Anggono,Fariz Ibrahim - Jumat, 16 Oktober 2020 | 12:30 WIB
Yamaha WR 155R oprekan Reisen Motoshop, kapasitas mesin jadi 206cc tenaga naik 110%!
Fariz/otomotifnet.com
Yamaha WR 155R oprekan Reisen Motoshop, kapasitas mesin jadi 206cc tenaga naik 110%!

Otomania.com - Siapa sangka, Yamaha WR 155R garapan bengkel satu ini tenaganya naik sampai 110 persen.

Padahal dalam kondisi standarnya saja, tenaga WR 155R sudah melebihi para rivalnya di kelas trail 150-155 cc.

Tapi bagi Thomas William dari Reisen Motoshop dianggap masih kurang, makanya performa mesin WR 155R ditingkatkan.

“Biar makin mantap buat adventure, tapi daya tahan juga diset tetap aman,” ujar Thomas yang biasa dipanggil Ecu ini.

Biar makin mantap, yuk kita cek satu-satu oprekan yang menghabiskan dana Rp 8,5 jutaan ini.

Baca Juga: Kebangetan! Yamaha WR 155R Ada Kloningannya, Harga Cuma Rp 7 Juta

Sebagai salah satu distributor dari racing part BRT (Bintang Racing Team), tentu saja Thomas memakai komponen bikinan produk asal Sentul, Bogor itu.

Salah satunya bore up kit yang berisi piston berdiameter 63 mm, jenisnya forged dengan blok ceramic.

Throttle body BRT 34 mm dipadu injector BRT 200 cc/menit, filter udara tentu tetap terpasang
Fariz/otomotifnet.com
Throttle body BRT 34 mm dipadu injector BRT 200 cc/menit, filter udara tentu tetap terpasang

“Rasio kompresinya dibikin 12,5:1. Buat main-main off road masih aman sih, yang penting bensinnya gak basi,” sebut Ecu.

Gak cukup bore up, motor ini juga mengalami kenaikan langkah piston dengan penggunaan Super Crankshaft juga dari BRT.

Stroke lebih panjang 7,5 mm, totalnya jadi 66,2 mm.

Dengan kombinasi bore up dan stroke up tersebut, kapasitas WR 155R naik menjadi 206,2 cc.

Baca Juga: Mesin Sama Kayak Yamaha R15, Tapi Kok WR 155R Gak Pake Assist & Slipper Clutch?

VALVE & SPRING VALVE

Keempat klepnya diperbesar jadi berdiameter 22 mm untuk in dan 19 mm untuk ex. Agar keluar masuknya campuran udara dan bensin lebih lancar, jalur intake dan exhaust di-porting menggunakan CNC khas Super Head BRT.

Buka tutup keempat klepnya dikawal per klep BRT dengan tipe progressive.

“Model pernya dari rapat ke renggang, bahannya dari Swedia, tekanan awalnya empuk. Jadi di putaran rendah mesin kerasa enteng karena ngebuka klepnya ringan, tapi di putaran atas pernya keras kaya per klep racing,” lanjut Ecu yang bengkelnya ada di Jl. Boulevard Raya Timur RGB81, Grand Galaxy City, Jaka Setia, Bekasi.

Baca Juga: Yamaha Punya Trail Khusus Untuk Pasar Filipina, Bukan Seperti WR 155R yang Ada di Indonesia

NOKEN AS

Buka tutup keempat klep lebarnya diatur noken as BRT tipe T1, khusus untuk WR 155R. Spesifikasinya punya lift in low 6,59 mm, lift in high 8,04 mm, dan lift ex 8,1 mm.

Baca Juga: Yamaha WR 155R Jadi Motor Oprasional Bhabinkamtibmas Polda Jawa Tengah

Noken as pakai BRT tipe T1 yang khusus untuk WR 155R, tenaga mengisi sejak putaran rendah
Fariz/otomotifnet.com
Noken as pakai BRT tipe T1 yang khusus untuk WR 155R, tenaga mengisi sejak putaran rendah

Durasinya ex 247°, durasi in high 258°, dan durasi in low 200°, “Cam ini khusus WR 155R, overlapping beda lebih kecil untuk kejar torsi bawah karena motor ini kan untuk off road.”

“Tapi kami coba rasionya 1:1, jadi mau gas di rpm mana pun tenaganya ada terus dari bawah sampai atas,” sambungnya.

Baca Juga: Mahal Ngga ya? Berikut Daftar Harga Komponen Fast Moving Trail Yamaha WR155

THROTTLE BODY & ECU

Masuknya udara ke ruang bakar diperbanyak dengan penggunaan throttle body BRT berdiameter 34 mm.

“Lengkap sampai filter udara masih terpasang, gak berani sih kalau off road open filter. Lalu injector pakai BRT yang 200 cc/menit,” ucapnya.

Selesai itu, mapping bahan bakar dan timing pengapian dimaksimalkan dengan penggunaan ECU BRT Juken 5 Dual Band.

Otak motor diganti ECU BRT Juken 5 Dual Band untuk memaksimalkan spek mesin barunya
Fariz/otomotifnet.com
Otak motor diganti ECU BRT Juken 5 Dual Band untuk memaksimalkan spek mesin barunya

Baca Juga: Yamaha WR 155R Punya Kembaran Dari China, Mesin 124 Cc, Dijual Rp 7 Jutaan

“Sampai proses starter kita atur, jadi biar starter halus dan nyalanya gampang. Ini adjust mapping harus pas, berapa bahan bakarnya, timing pengapiannya harus teliti,” tunjuknya.

Baca Juga: Yamaha WR 155 R Dijual di Vietnam Harganya Jadinya Semahal Ini, Apa Bedanya?

MAGNET

Putaran mesin dibuat lebih ringan dengan pengurangan bobot magnet, “Dientengin dengan dibubut. Nah kalau enteng kan bisa berputar lebih cepat di awal, jadi akhirnya dari rpm bawah saja udah bisa langsung muter. Bobotnya dikurangin dari aslinya 2,280 kg jadi 1,760 kg,” tunjuknya.

JALUR RADIATOR

Yamaha WR 155R dilengkapi radiator untuk membantu pendinginan mesinnya. Karena kapasitas mesinnya sudah meningkat, jadi perlu ada perubahan sistem radiatornya.

“Kalau motor standar kan butuh panas mesin yang lebih cepet biar dapet suhu yang optimal, oli juga naik ke bagian atas jadi mesinnya lebih awet.”

Thermostat dilepas dan jalurnya dilangsungkan agar air radiator mengalir sejak awal, mesin lebih adem
Fariz/otomotifnet.com
Thermostat dilepas dan jalurnya dilangsungkan agar air radiator mengalir sejak awal, mesin lebih adem

“Kalau motor bore up kan panasnya udah cepet, tapi kalau masih ada thermostat aliran radiator mesti nunggu terbuka dulu, yang ada nanti air radiator keburu panas di blok mesin. Makanya thermostat dilepas, akhirnya sejak motor hidup air radiator langsung muter,” rinci Ecu.

HASIL TES DYNO

Kenaikan tenaga terukur dengan jelas menggunakan dynamometer BRT 50L milik Reisen Motoshop sendiri.

Dari pengetesan dinamometer tersebut, kondisi standar WR 155R punya tenaga 12,44 dk di 7.980 rpm dengan torsi 12,76 Nm di 6.640 rpm.

Knalpot ProSpeed RX Series dipercaya sebagai penyalur gas buang mesin 206 cc ini
Fariz/otomotifnet.com
Knalpot ProSpeed RX Series dipercaya sebagai penyalur gas buang mesin 206 cc ini

Sementara yang versi 206 cc ini dari beberapa kali running tenaga maksimal mencapai 26,19 dk di 10.180 rpm dengan torsi 20,98 Nm pada 8.280 rpm.

Itu berarti ada kenaikan tenaga 13,75 dk atau 110%! Dahsyat!!!

Baca Juga: WR 155R Supermoto Garapan Distributor RCB, Aksesoris Nggak Ribet Tapi Bikin Mata Betah Melek!

Data Upgrade:

  • Bore up kit: BRT 63 mm Forged Ceramic
  • Perbandingan kompresi: 12,5:1
  • Kruk as: BRT 66,2 mm
  • Kepala silinder: Super head BRT
  • Klep: BRT Carbon high steel 22 mm in, 19 mm ex
  • Per klep: BRT Progresif
  • Magnet: Papas 1,760 kg
  • Throttle body: 34 mm
  • Injector: BRT 200 cc/menit
  • ECU: Juken 5 Dual Band
  • Noken as: BRT T1
  • Knalpot: ProSpeed RX Series

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa