Begini Cara Urus STNK yang Hilang Kalau Motor Masih Kredit

Adi Wira Bhre Anggono - Minggu, 6 September 2020 | 11:15 WIB
STNK, BPKB dan SIM (Ilustrasi)
Otomotifnet.gridoto.com
STNK, BPKB dan SIM (Ilustrasi)

Otomania.com - Cara mengurus Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang hilang padahal motor masih kredit ternyata tak terlalu sulit.

Kehilangan STNK tak hanya dialami oleh pemilik kendaraan yang sudah lunas pembayarannya.

Tidak sedikit pemilik kendaraan yang statusnya masih kredit di leasing yang juga mengalami kejadian tersebut.

Memang, jika motor atau mobil sudah lunas maka denagn adanya Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) akan lebih mudah mengurusnya.

Hal ini karena, pemilik tidak perlu mencari keberadaan BPKB dan tinggal memfotokopi saja sebagai persyaratan penerbitan STNK baru.

Baca Juga: Emang Boleh KTP Jadi Jaminan Tilang Pas Enggak Bawa SIM dan STNK?

Tetapi, bagaimana bagi pemilik kendaraan yang BPKB-nya masih berada di tempat leasing?

Padahal, salah satu syarat mencari STNK baru adalah fotokopi BPKB.

Herlina Ayu, Humas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, mengatakan, untuk menerbitkan STNK baru pemohon harus melengkapi sejumlah persyaratan yang dibutuhkan.

“Syaratnya surat kehilangan STNK dari kepolisian, fotokopi KTP dan asli, fotokopi STNK jika ada, serta BPKB asli serta fotokopi,” katanya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Apes, Lolos Jambret Handphone, Buronon Ini Malah Tertangkap Polisi Saat Ambil STNK Motor Yang Kena Tilang

Bagi pemilik kendaraan yang belum lunas atau masih dalam proses kredit dan BPKB masih di leasing, tidak perlu bingung-bingung untuk mengurusnya.

Pemohon bisa datang ke kantor leasing untuk meminta fotokopi BPKB-nya. Tetapi, jangan lupa untuk meminta legalisir dari leasing.

“Setelah syarat lengkap, pemohon bisa melakukan pendaftaran di loket Samsat lalu cek fisik kendaraan. Setelah semuanya dilakukan maka akan bisa diterbitkan STNK baru,” ujarnya.

Syarat mengurus STNK hilang yang masih proses kredit

  • KTP pemilik kendaraan, asli dan fotokopi
  • Fotokopi STNK yang hilang (kalau ada)
  • Surat laporan kehilangan STNK dari Polsek atau Polres setempat
  • BPKB fotokopi yang dilegalisir dari leasing
  • Surat keterangan dari leasing

Sementara untuk prosedur pengurusannya sama seperti biasanya

  1. Pertama bawa kendaraan ke kantor Samsat untuk cek fisik
  2. Fotokopi hasil cek fisik tersebut dan isi formulir di loket pendaftaran
  3. Mengurus Cek Blokir (mengurus surat keterangan STNK hilang dari Samsat), berisi keterangan keabsahan STNK terkait, misalnya tidak diblokir atau dalam pencarian. Lampirkan hasil cek fisik kendaraan
  4. Pemohon menuju ke loket untuk mengurus pembuatan STNK baru di loket BBN II. Jangan lupa lampirkan semua persyaratan data dan surat keterangan hilang dari Samsat.
  5. Jika masih ada tunggakan pajak tahunan, maka akan dikenakan biaya tambahan yakni pajak yang belum terbayarkan. Tapi jika tidak ada, biaya yang dikenakan hanyalah biaya pembuatan STNK baru sebesar Rp 100.000 untuk sepeda motor, dan Rp 200.000 untuk mobil.
  6. Menunggu pengambilan STNK dan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "STNK Hilang Tapi Motor Masih Kredit, Begini Cara Mengurusnya".

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Adi Wira Bhre Anggono
Sumber : Kompas.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa