Pedagang Klaim Harga Mobil Bekas Mulai Merangkak Naik, Padahal Kan Masih Pandemi

Adi Wira Bhre Anggono - Kamis, 13 Agustus 2020 | 15:05 WIB
Ilustrasi, showroom mobil bekas
Dio/GridOto.com
Ilustrasi, showroom mobil bekas

Otomania.com - Harga mobil bekas yang sempat anjlok selama pandemi diklaim sejumlah pedagang telah menunjukkan tren kenaikan.

Meningkatnya angka penjualan ini seperti yang terjadi di wilayah DKI Jakarta.

Adanya penerapan aturan ganjil genap disinyalir menjadi salah satu penyebab banyaknya masyarakat membeli kendaraan roda empat seken.

Adanya peningkatan ini pun berimbas pada harga mobil yang ada di pasaran.

Senior Manager Marketing Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih membenarkan adanya kenaikan penjualan mobil bekas.

Baca Juga: Daihatsu Sirion Bekas, Keluaran 2007 Rp 60 Jutaan, Untuk Tahun Muda Harga Masih Diatas Rp 100 Jutaan

Hanya saja, dia tidak bisa menyebutkan secara rinci berapa persentasi kenaikan yang terjadi.

“Saya tidak menyebutkan berapa persen peningkatannya, sekarang ini kami tidak main persentase,” ujarnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Dengan adanya peningkatan angka penjualan ini, Herjanto mengatakan, harga mobil seken pun terkerek hingga jutaan rupiah.

“Jelas harga-harga mobil juga mulai naik, yang dulunya harganya Rp 50an juta sekarang naik menjadi Rp 60an sampai Rp 70an juta,” katanya.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Adi Wira Bhre Anggono
Sumber : Kompas.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa