Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Siswa SMK Diduga Korban Bullying, Disuruh Pegang Setrum dari Motor, Polisi Sebut Cuma Challange

Indra Aditya - Sabtu, 8 Februari 2020 | 12:30 WIB
Ilustrasi bullying
biblestudytools.com
Ilustrasi bullying

Otomania.com – Tampak di sebuah video timbul dugaan siswa SMK di Bekasi menjadi korban bullying beredar di media sosial, kejadian ini terjadi di sebuah SMK swasta Kecamatan Bekasi Selatan.

Kasat Binmas Polsek Bekasi Selatan, AKP Pujiastuti, mengatakan, pihaknya sudah mengkonfirmasi langsung pihak sekolah dan siswa terkait yang diduga dibully.

"Jadi kedua belah pihak kami mintai keterangannya bukan pemeriksaan loh ini, tapi kami konfirmasi gimana ceritanya," kata polwan yang akrab disapa Puji, Jumat, (7/2/2020).

Dari keterangan sekolah, Puji mengatakan, mereka membantah ada penyiksaan yang dilakukan teman-teman MA, siswa dalam video diduga korban bully.

"Menurut sekolah tidak ada penyiksaan, kamu tau sendiri kan kalau bercanda sama temen-temen seperti itu kan, tetapi kalau udah di videoin pasti artinya udah beda," kata Puji.

Adapun dari keterangan unggahan video di akun instagram @omah_lambe, siswa SMK yang diduga menjadi korban bully dihukum akibat membuat kesalahan.

Baca Juga: Pelajar Naik Honda Vario Berhenti Tiba-tiba Lalu Rebah di Lahan, Nyawanya Tak Tertolong

Hukuman itu berupa memegang kabel pengapian sepeda motor yang dialiri setrum, MA yang kala itu ketakutan justru menjadi bahan olok-olokan teman-temannya.

"Jadi itu memang disaksikan gurunya, ada challenge (tantangan) kalau salah jawab pertanyaan hukumannya pegang kabel itu," ujar Puji.

Pihak sekolah menurut Puji berdalih, hukuman itu merupakan suatu yang lumrah. Sebagai siswa jurusan otomotif yang diproyeksikan mejadi seorang mekanik, siswa harus terbiasa dengan setrum pada pengapian kendaraan.

"Dari sekolah bilang itu tingkat bahayanya rendah, supaya dia (siswa) terbiasa, sering atau tidaknya di lakukan dalam rangka anak ini harus mengenal bahwa di situ ada setrum," paparnya.

Sebelumnya, Sebuah video di media sosial memperlihatkan diduga aksi bullying yang menimpa seorang pelajar SMK di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jumat, (7/2/2020).

Video itu diunggah akun instagram @omah_lambe dengan keterangan, diduga korban bullying melakukan kesalahan kecil pada saat sesi praktek sehingga diberi hukuman oleh teman-temannya.

Baca Juga: Pelajaran Bencana Tsunami Banten, Jangan Berlindung Di Mobil

Dalam video itu, terlihat seorang siswa SMK yang tengah dikerumuni teman-teman di dalam ruang praktek kejuruan otomotif.

Di depan pelajar laki-laki itu, nampak kendaraan sepeda motor yang biasa dugunakan untuk praktek belajar siswa.

Sekilas terdengar, teman-temannya meminta dengan cara sedikit memaksa pelajar pria tersebut memegang kabel pada kendaraan sepeda motor di depannya.

"Lagi dan lagi shay.. diduga bullying terjadi lagi, kali ini menimpa siswa salah satu STM di Bekasi Selatan, jadi ceritanya korban lakuin kesalahan kecil pas praktek dan dihukum disuruh pegang kabel pengapian sepeda motor terus distater, ya kesetrum lah," tulis akun @omah_lambe.

Unggahan itupun mendapat komentar beragam, mayoritas netizen kesal dengan ulah diduga para pelaku bullying.

Trauma tak mau sekolah

Siswa SMK berinisial MA di Bekasi diduga menjadi korban bullying sempat mengalami trauma hingga tidak mau masuk sekolah, Jumat, (7/2/2020).

Baca Juga: Pelajaran Berharga Dari Jerman, Tukang Ledeng Pakai Sertifikat, Bikin Rangka Motor Pun Pakai Sertifikat

Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan, AKP Pujiastuti, mengatakan, pihaknya sudah melakukan klarifikasi langsung ke siswa MA.

"Jadi saya sudah panggil langsung orangtuanya dan hubungi anaknya, memang dia hari ini tidak masuk sekolah karena malu," kata polwan yang biasa disapa Puji.

Namun, MA malu bukan karena takut atau malu akibat dibully. Puji memastikan, pelajar jurusan otomotif itu merasa trauma dan tidak mau masuk sekolah lantaran videonya tersebar di media sosial.

"Saya telfon dia kenapa tidak masuk sekolah, dia bilang malu kenapa video-nya ada di facebook (media sosial), itu permasalahannya," ungkap Puji.

Puji mengatakan, video itu direkam oleh seorang siswa yang berada di dalam satu ruangan ketika kejadian berlangsung.

"Yang menyebarkan sejauh ini belum tahu, tapi kalau yang merekam tahu, dia (MA) juga sempat ditanya sama teman-temanya kenapa bisa tersebar, jadi dia agak tertekan," imbuh Puji.

Baca Juga: Pelajar Kelewat Pinter, Curi Motor Untuk Ganti Mesin Motornya yang Rusak

Pihaknya juga akan membujuk MA agar mau kembali masuk sekolah.

Namun, Puji tidak ingin gegabah dalam penanganan kasus anak seperti ini.

"Jadi saya tidak ingin MA ini merasa tertekan, pelan-pelan akan kita bujuk dia supaya mau masuk sekolah lagi," tuturnya.

Meski begitu, dia memastikan bakal mendatangi sekolah guna membahasa lebih lanjut video viral dugaan bullying di SMK swasta tersebut.


Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Polisi Sebut SMK Swasta di Bekasi Muridnya Diduga Jadi Korban Bullying, Bantah Ada Penyiksaan,

Editor : Indra Aditya

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa