Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Sempat Disekap di Dalam Avanza, Berkat Ilmu Beladiri Karate Bocah SD Lolos dari Penculikan

Parwata - Selasa, 28 Januari 2020 | 14:40 WIB
Lokasi diduga terjadinya penculikan anak di Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Senin (27/1/2020). (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)
Lokasi diduga terjadinya penculikan anak di Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Senin (27/1/2020). (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)

Otomania.com - M Iqbal (12) siswa SDN 16 Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan berhasil kabur setelah diculik oleh 3 pria.

Aksi penculikan ini terjadi, saat korban berjalan kaki ke sekolah sekitar pukul 07.20 WIB pada Senin (27/1/2020).

Melansir dari Tribun-Padang.com, peristiwa ini telah dilaporkan oleh orangtua korban bernama Susi (43) ke Polsek Lubuk Kilangan (Luki).

Korban ditemukan oleh tetangganya di kawasan Ulu Gadut, yang jaraknya sekitar 3-4 kilometer dari lokasi penculikan.

Dari pengakuan sang anak, Susi menceritakan kronologi kejadian ini kepada TribunPadang.com saat ditemui di rumahnya.

Baca Juga: Mirip Film Action, Wanita Cantik Ini Lolos Dari Penculikan dan Percobaan Pembunuhan, Ada Adegan Honda Civic Ditabrak Innova

Awalnya, kata dia, ada sebuah mobil minibus berwarna hitam berhenti di pinggir jalan.

Anaknya yang berjalan menuju sekolah, melewati mobil yang tengah berhenti itu.

Di dalam mobil itu, ada tiga pria dewasa.

"Mobilnya Toyota Avanza warna hitam," ujarnya.

Dua pelaku menyeret dan menarik anaknya ke dalam mobil, satu lagi mengendarai mobil.

"Satu diperkirakan umur 40 tahun, kemudian satu lagi umur 30 tahun. Satu lagi di depan mengendarai mobil," katanya.

Peristiwa ini terjadi di dekat jembatan sebelum sekolahnya.

"Di sana dalam keadaan sepi karena pagi hari," ujarnya.

Kata dia, anaknya memang sudah terbiasa berjalan kaki ke sekolah, dan tak mau diantarkan atau naik ojek ke sekolah.

Anaknya mengaku tak mengenali para pria tersebut. Terlebih ketiga pria tersebut mengenakan masker.

Dari pengakuan korban ke orangtua, satu pelaku memakai baju hitam yang ada tulisan di dadanya, dan satu lagi memakai baju warna merah.

"Anak ini awalnya memberontak, namun pelaku mengancam dengan senjata tajam," katanya.

Baca Juga: Siapa Sangka, Penculik Pakai Innova dan CBR 150, Anak SD Cuma Modal Sepeda Bisa Lolos

Pelaku, kata dia, juga meminta anak tersebut diam. Korban pun diam dan pasrah.

Saat melaju, mobil pelaku tiba-tiba berhenti di kawasan Gadut.

Ketika itu, dua pelaku yang menarik korban keluar dari mobil. Sehingga hanya tinggal satu pria yang menjadi sopir.

"Sopir yang duduk di depan memegangi anak saya sambil membelakangi, di sanalah anak saya dapat kesempatan untuk kabur turun dari mobil," ujarnya.

Disebutkannya, anaknya sempat memberontak untuk meloloskan diri dari penculikan itu.

Hal itu berani dilakukan karena korban memang dibelaki ilmu bela diri karate.

Saat korban kabur, dua pelaku yang tengah berada di luar mobil melihatnya.

"Setelah itu anak saya lari, dua pelaku melihatnya dan ikut mengejar," ujar Susi.

Beruntung, tiba-tiba ada sebuah mobil patroli polisi yang lewat di sekitar lokasi.

"Saat ada mobil patroli, pelaku tidak berani mengejar anak saya lagi," sebutnya.

Setelah berhasil kabur, korban sempat bingung hendak ke mana karena ketakutan.

Namun akhirnya, seorang tetangga korban bernama Lina menemukan korban.

Korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB, lalu dibawa pulang ke rumah orangtuanya.

Baca Juga: Dikira Penculik Anak, Warga Terlanjur Emosi Bakar Motor, Ternyata Ada Fakta Lain

Korban menangis ketakutan

Lokasi ini berjarak sekitar 3 kilometer dari lokasi dugaan penculikan.

"Tetangga saya bernama Lina tak sengaja lihat anak saya di sana," kata Susi, orangtua korban.

Dia mengaku, saat ditemukan, wajah anaknya terlihat pucat.

Saat sampai di rumah diantarkan oleh Lina, anaknya mengangis ketakutan.

"Tangannya dingin sedingin-dinginnya. Saksi bernama Lina yang nengantarkannya," ujar dia.

Lalu ia menanyakan apa yang terjadi kepada anaknya. Namun korban tak mau menjawab.

Baca Juga: Bikin Geram, Sopir Taksi Online Culik Dan Lecehkan Penumpang, Paksa Bayar Rp 16 Juta

"Saat saya tanya kepada anak saya kenapa, dia tidak mau menjawab. Dia ketakutan," katanya.

Namun akhirnya korban menceritakan bahwa ia telah diculik oleh tiga pria yang tak dikenal.

Setelah mengetahui itu, dia, saksi dan korban pergi ke kantor polisi untuk melapor.

"Di sini ada korban dan ada saksi yang menemukan anak ini. Ini sudah dilaporkan ke pihak Polsek Lubuk Kilangan," kata Susi.

Ia mengaku sudah dimintai keterangan oleh pihak kepolian. Ia bersyukur sekali anaknya selamat dari dugaan aksi penculikan itu.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunpadang.com dengan judul Diculik 3 Pria Bermasker, Siswa SD di Padang Berhasil Kabur Berkat Bekal Ilmu Bela Diri Karate,

Editor : Indra Aditya
Sumber : Tribunpadang.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa