Apes, Driver Ojol Terima Order Fiktif Makanan Rp 660 Ribu, Netizen Simpati

Indra Aditya - Kamis, 10 Oktober 2019 | 16:10 WIB
Driver ojol mendapat order fiktif, mendapat simpati dari netizen
(Twitter: CB97enthus)
Driver ojol mendapat order fiktif, mendapat simpati dari netizen

Otomania.com – Sungguh sial nasib driver ojol ini karena mendapat orderan fiktif.

Nilainya tak tanggung-tanggung, toal Rp 660.000. Padahal, Burger King sudah diantar ke kantor dari akun pemesan 'embak elsa'.

Peristiwa orderan fiktif itu pun viral di media sosial setelah salah satu akun memasang foto di akun Twitternya, Selasa (8/10/2019).

Pihak pemesan melakukan order sejumlah burger di kios Burger King di salah satu mal Jakarta.

Namun, ketika mitra GrabFood tersebut membawa pesanan dan mengampiri si pemesan, ternyata hasilnya nihil.

"Papa dari kakak yang ada di tempat kerjaku dijahatin orang, jadi ada yang pesan burger dengan total Rp 600.000 lebih, tapi pas disamperin enggak ada orangnya.

Baca Juga: Gara-gara Jambret, Mahasiswi dan Driver Ojol Tubrukan Sama Aspal

Si yang jahatin order bayar tunai ya teman-teman. Papa-nya lagi bingung sekarang karena diisengin orang," tulis akun angel, @CB97enthus dalam twitnya.

Hingga kini, unggahan tersebut telah dire-twit sebanyak lebih dari 19.500 kali dan telah disukai sebanyak lebih dari 10.300 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Sikap Grab Menanggapi hal itu, Head of Marketing GrabFood Indonesia, Hadi Surya Koe mengungkapkan bahwa pihaknnya telah mengetahui kabar tersebut dan langsung menghubungi mitra yang bersangkutan.

"Manajemen Grab telah menerima informasi mengenai terjadinya transaksi order fiktif yang diterima oleh salah satu mitra GrabFood di Jakarta pada 8 Oktober 2019. Kami juga telah menghubungi mitra itu dan telah memproses ganti rugi secara penuh atas biaya yang telah dikeluarkan mitra," ujar Hadi dilansir dari Kompas.com pada Rabu (9/10/2019).

Atas kejadian yang menimpa mitra GrabFood itu, Grab mengambil langkah tegas berupa penonaktifkan akun pengguna Grab yang terbukti melakukan order fiktif tersebut.

"Kita sangat aware mengenai hal ini, sehingga memang sudah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk membantu driver," katanya lagi.

Editor : Indra Aditya

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X