Otomania.com - Karena transmisi memiliki peran penting pada mobil, maka dibutuhkan perhatian khusus dalam perawatannya.
Pengecekan juga penggantian oli transmisi disarankan agar dilakukan secara rutin untuk menghindari kerusakan transmisi.
Disarankan untuk melakukan pengecekan maupun penggantian oli transmisi tersebut secara rutin agar terhindar dari kerusakan.
Seperti disampaikan oleh Erwin Surianto, Kepala Bengkel Auto2000 Pasar Kemis, Tangerang.
"Kurang perhatian terhadap oli transmisi seperti pengecekan kebocoran oli transmisi di seal oli dan mengabaikan usia transmisi oli, itu salah satu penyebab dilakukan overhaul transmisi," jelas Erwin Surianto, Kepala Bengkel Auto2000 Pasar Kemis, Tangerang , dikutip dari GridOto.com.
Baca Juga: Awas, Kebiasaan Ditanjakan yang Bikin Gearbox Mobil Matik Rusak
Selain itu Erwin juga menambahkan, penggantian oli transmisi ini disarankan setiap 24 bulan atau 40.000 km untuk transmisi manual.
Sementara pada transmisi otomatis penggantiannya dilakukan pada setiap 48 bulan atau 80.0000 km.
"Untuk transmisi manual, oli transmisi yang digunakan tipe TGTO Toyota, butuh 2 liter, harga per liter Rp 69.000," terang Erwin.
"Sedangkan untuk transmisi automatic, oli transmisi yang digunakan tipe Dextron 3, butuh 2 liter juga, harga per liter Rp 90.000," lanjut Erwin.
"Kalau rutin dilakukan pengecekan, penggantian oli, dan pemakaian transmisi secara benar, maka Anda tidak perlu melakukan overhaul transmisi," tutup kepala bengkel Auto2000 Pasar Kemis, Erwin Surianto.
Baca Juga: Transmisi Mobil Matik Jadi Kasar Setelah Perjalanan Jauh? Ini Sebabnya
Posted : Rabu, 5 Februari 2025 | 11:47 WIB| Last updated : Rabu, 5 Februari 2025 | 11:47 WIB
Editor | : | Grid Content Team |
Sumber | : | GridOto.com |
KOMENTAR