Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Membersihkan Busi Enggak Cukup Pakai Sikat Kawat, Coba Gunakan Ini

Parwata - Selasa, 12 Februari 2019 | 16:50 WIB
Busi direndam carbon cleaner
Ryan/Gridoto.com
Busi direndam carbon cleaner

Otomania.com - Sebagai komponen penting pada sistem pembakaran,  pada waktu tertentu busi harus dibersihkan agar kinerjanya selalu maksimal.

Ada cara untuk membersihkann busi yaitu dengan menggunakan carbon cleaner.

Carbon cleaner merupakan cairan kimia khusus yang berfungsi untuk membersihkan kerak deposit pada mesin.

"Di busi, lama kelamaan juga akan dihinggapi kerak deposit sisa pembakaran. Maka dari itu nggak cukup hanya dibersihkan dengan sikat kawat," ucap Kuntarto Rahmat, pemilik bengkel Goebuk Tune-up, Bekasi, dikutip dari GridOto.com.

Baca Juga : Busi untuk Pengapian yang Sempurna

Ilustrasi busi kotor
Ryan/Gridoto.com
Ilustrasi busi kotor

Karena kerak yang membandel akan sulit dibersihkan hanya dengan disikat.

Sebenarnya bisa kok direndam dengan cairan carbon cleaner untuk membersihkan ruang bakar.

Caranya busi cukup direndam kurang lebih selama 20-30 menit untuk merontokkan kerak deposit.

Cairan carbon cleaner akan berwarna kecokelatan menandakan kerak deposit rontok.

Busi yang bersih ditandai dengan bersihnya bagian elektroda dan bagian massa.

Baca Juga : Duh... Bersihkan Busi Pakai Ampelas Ternyata Salah Kaprah, Begini Cara yang Benar

Busi direndam dengan carbon cleaner bagus (kiri), busi dengan carbon cleaner jelek (kanan)
Ryan/GridOto.com
Busi direndam dengan carbon cleaner bagus (kiri), busi dengan carbon cleaner jelek (kanan)

Hanya saja menurut pria berkacamata ini, tidak boleh sembarangan cairan carbon cleaner.

"Cairan carbon cleaner harus bebas dari zat asam dan amoniak karena bila terdapat unsur kimia tersebut, busi akan akan rusak dan besi dibagian busi akan berkarat," tambah Kuntarto.

Cairan asam memang lebih cepat mengikis kerak deposit sisa pembakaran, tapi kandungannya membuat besi menjadi karat karena juga akan mengikis lapisan anti karat pada besi.

Ini bisa terlihat dari permukaan besi yang berubah warna.

Baca Juga : Mau Beli Busi NGK, Begini Cara Bedakan Asli atau Palsu

Carbon clenaer yang tidak sesuai kemungkinan juga akan membuat busi mati.

Pria yang bengkelnya berada di Jl. Baru Bintara Terusan I Gusti Ngurah Rai, Bekasi ini juga menyarankan untuk rutin membersihkan busi.

"Idealnya cek setiap 10.000 kilometer sekali dan ganti busi bila ditandai dengan menurunnya performa mesin," tutupnya.

Editor : Parwata
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa