Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Peranti Elektronik Bikin Ban Motor MotoGP Mudah Rusak, Ini Alasannya

Parwata - Rabu, 5 Desember 2018 | 12:00 WIB
Valentino Rossi
mcnews.com.au
Valentino Rossi

Nah, traction control ini yang memerintahkan ECU untuk mengeluarkan tenaga mesin yang pas agar tidak terjadi spin berlebihan.

Dari mana sistem tahu kalau ban belakang spin atau berputar berlebihan?

Kebanyakan motor mengambil data putaran ban belakang melalui sensor yang diletakkan di lengan ayun untuk memonitor putaran roda belakang.

(BACA JUGA: Kronologi Truk Hantam Avanza Di Tol, Akibatkan NH Dini Tutup Usia)

Selain itu ada juga sensor yang membaca putaran roda depan.

Dengan adanya dua sensor ini, ECU akan membandingkan jika putaran ban belakang tidak sesuai dengan roda depan.

Jika terjadi spin maka ECU akan memerintah mesin mengurangi tenaga dengan banyak metode yang bisa digunakan.

(BACA JUGA: Yamaha XMAX 250 Robot, Simpel Tapi Kerennya Nonjol Banget)

Editor : Joni Lono Mulia
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa