Wacana DP 0 Rupiah Mencuat Malah Dianggap Berbahaya, Alasannya?

Ignatius Ferdian - Rabu, 7 November 2018 | 08:20 WIB
Ilustrasi pameran IMOS yang berlangsung dua tahunan.
Istimewa
Ilustrasi pameran IMOS yang berlangsung dua tahunan.

Otomania.com - Beberapa waktu lalu sempat muncul wacana uang muka nol rupiah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk motor dan mobil.

Uang muka yang selama ini diwajibkan sebesar 5 sampai 25 persen bakal bisa dikurangi sampai 0 persen.

Danastra Division Head Used Motorcycles Financing, Lie Kristian mengungkapkan peraturan ini sebenarnya justru dapat membahayakan dan ini ada alasannya.

“Tanpa DP atau uang muka itu berbahaya. Kalau orang mendapatkan sesuatu tanpa effort, itu rasa memiliki akan kurang. Kalau misal nanti tidak bayar kredit, ya sudah ambil saja. Bahaya itu,” ucap Lie saat ditemui beberapa waktu lalu.

(BACA JUGA: Muncul Kabar Pemilik Lion Air Pengin Beli 1.000 Mobil)

Lie mengungkapkan persyaratan di Danastra untuk mengajukan kredit kendaraan saat ini terhitung mudah.

Meski memang harus disertakan uang muka.

Pihak pembiyaan pun memberikan beragam kemudahan seperti tenor yang lebih panjang sehingga angsuran menjadi lebih mudah.

Pihak FIFGroup saat ini bahkan mensyaratkan 10 persen minimum untuk uang muka kendaraan.

“Kalau orang yang kredit kan pasti dia berpikir, apakah saya mampu kredit sekian, ada kemampuan bayar apa tidak. DP di nol kan malah yang akan mengajukan kredit yang tidak wajar,” ucap Lie.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa