Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ini Alasan Pengendara Wajib Turunkan Kecepatan di Persimpangan

Donny Apriliananda - Jumat, 22 Desember 2017 | 19:23 WIB
Yellow Box Junction di Persimpangan Sarinah.
Istimewa
Yellow Box Junction di Persimpangan Sarinah.

Otomania.com - Persimpangan yang menjadi titik pertemuan antara beberapa arus lalu lintas menyebabkan lokasi ini rawan kecelakaan. Pengendara wajib berhati-hati, minimal kurangi kecepatan.

Seperti yang terjadi di Medan belum lama ini, di persimpangan HDTI. Terlihat ada salah satu pengendara motor yang ditabrak pemotor lainnya saat akan berbelok.

Dari kejadian yang terekam kamera pengawas, pengemudi yang ditabrak terlihat berpindah lajur secara tiba-tiba. Padahal di sisi lain, ada pengendara yang tengah melaju di lajur tengah.

Baca Juga: Perbedaan Pertolongan Kecelakaan Di Negara Maju Dan Berkembang

Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menilai apa terjadi di Medan merupakan kecelakaan yang sering terjadi di Indonesia. Penyebabnya karena ketidaktahuan mengenai pentingnya menurunkan kecepatan saat melintas di persimpangan.

Tabrakan melibatkan dua sepeda motor yang terjadi di persimpangan HDTI, Medan pada Kamis (30/11/2017). Tabrakan terjadi karena salah satu pengendara motor tiba-tiba ingin belok kanan, tapi langsung dari lajur kiri.
ATCS Kota Medan
Tabrakan melibatkan dua sepeda motor yang terjadi di persimpangan HDTI, Medan pada Kamis (30/11/2017). Tabrakan terjadi karena salah satu pengendara motor tiba-tiba ingin belok kanan, tapi langsung dari lajur kiri.

Jusri melihat baik pengendara yang menabrak maupun ditabrak sama-sama tidak menurunkan kecepatan.

"Pengendara yang ditabrak kecepatannya konstan, tidak ada upaya memperlambat kecepatan. Dan yang menabrak juga sama. Padahal di persimpangan," kata Jusri, belum lama ini.

Baca Juga: SUV dengan Konde Ketinggalan Zaman?

Menurut Jusri, menurunkan kecepatan dalam kondisi apapun saat melewati persimpangan adalah hal yang wajib. Tujuannya untuk mengantisipasi situasi bahaya, termasuk kelalaian orang lain.

"Tapi dari kejadian tersebut terlihat pengendara yang ditabrak tidak mengecek. Dia seakan-akan percaya bahwa jalan raya itu aman. Kelalaian dia sendiri saja tidak bisa dia antisipasi, apalagi mengansisipasi kelalaian orang lain," ucap Jusri.

Editor : Donny Apriliananda
Sumber : KompasOtomotif

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa