Rem Jempol, Rahasia Rossi Lawan Cedera Kaki

Donny Apriliananda - Kamis, 5 Oktober 2017 | 07:05 WIB
Rossi saat melintasi tikungan di Aragon 2017
Rossi saat melintasi tikungan di Aragon 2017

Otomania.com – Valentino Rossi memang ajaib. Diprediksi butuh sebulan buat pulih, tapi legenda MotoGP itu bisa balapan lagi 23 hari setelah operasi patah di kaki kanan, di GP Aragon (24/9/2017). Setelah balapan usai, terungkap salah satu faktor utama yang mendukung Rossi bisa melakukan hal itu, yaitu komponen baru thumb brake master silinder rem belakang atau bisa saja disebut "rem jempol".

Saat menjalani balapan di GP Aragon, Rossi tampil tidak buruk. Dia start di barisan depan, menguasai posisi dua selama 11 putaran sebelum akhirnya finis ke-5. Penampilan itu cukup apik buat pebalap yang sedang cedera.

Flashback, sebelum Rossi, sudah ada pebalap legendaris yang pernah membalap saat cedera, yaitu Mick Doohan. Pebalap asal Australia itu mendapatkan cedera sangat serius saat sesi tes di GP Belanda pada 1992. Para dokter telah mengoperasi kaki kanannya, namun Doohan terancam amputasi.

Akhirnya Doohan dibawa ke Italia untuk ditangani dokter berbeda. Kaki kanan pebalap yang pernah menjajal Sirkuit Sentul di Bogor itu bisa diselamatkan, tetapi tidak sepenuhnya normal. Akibatnya, Doohan tidak bisa memijak pedal rem dengan kaki kanannya.

Doohan butuh komponen baru yang menjadi solusi. Dari situlah Brembo menciptakan master silinder rem belakang yang bisa dikontrol lewat jempol. Seiring adaptasi Doohan dengan komponen itu, dia berhasil menjadi juara 500cc lima kali berurutan dari 1994 – 1998.

Rem Jempol Valentino Rossi
Motomazine
Rem Jempol Valentino Rossi
Apa itu rem jempol?
Sederhananya, rem jempol adalah rem belakang yang dikendalikan tuas di bawah pegangan setang kiri. Jadi, alih-alih mengerem menggunakan kaki kanan, pebalap bisa mengendalikan fungsi itu memakai jempol tangan kiri.

Cara kerjanya menyerupai traction control. Rem jempol aktif saat masuk tikungan untuk menjaga traksi ban dan bikin motor stabil keluar tikungan. Selain itu, rem jempol mempermudah pebalap dengan kaki bermasalah atau berukuran besar untuk merebah belok kanan. Membelok ke kanan dengan posisi merebah dan kaki kanan terbuka bukan hal yang mudah untuk dilakukan.

Rem jempol buat Rossi
Sama seperti Doohan, Brembo menyuplai beragam komponen buat Rossi tampil di GP Aragon, termasuk cakram karbon, kaliper, dan rem jempol. Mengontrol rem belakang tanpa kaki kanan membuat Rossi bisa tampil lebih leluasa saat membalap.

Rossi sebenarnya sudah pernah menjajal rem jempol itu setelah GP Brno (6 Agustus), namun masih versi standar yaitu tuas rem jempol dan pedal rem kaki masih tersambung ke satu sistem master silinder rem belakang. Pada Versi itu Rossi harus memilih mengerem dengan jempol atau kaki, tidak bisa dilakukan bersamaan.

Setelah cedera, Rossi meminta modifikasi. Dia mau rem jempol dan pedal rem kaki bisa digunakan bersamaan. Teknisi Brembo merancang kaliper baru hanya untuk Rossi.

Selain Rossi aplikasi rem jempol sudah digunakan pada pebalap lain, yakni rekan setim Rossi di Yamaha Maverick Vinales dan para pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, Jorge Lorenzo, dan Danilo Petrucci. 

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Donny Apriliananda
Sumber : KompasOtomotif

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa