MotoGP di Indonesia dari Kacamata Honda

Aditya Maulana - Senin, 6 Februari 2017 | 16:34 WIB
Dua pebalap Honda absen di sesi private test Jerez.
Motorsport.com
Dua pebalap Honda absen di sesi private test Jerez.

Jakarta, Otomania — Palembang, Sumatera Selatan, menjadi kandidat terkuat buat menjadi tuan rumah MotoGP pada 2018. Bahkan, pemerintah setempat sudah bertemu dengan Dorna Sport, penyelenggara balapan sepeda motor bergengsi di dunia itu.

Menanggapi hal itu, Johannes Loman, Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, Indonesia punya potensi besar untuk menggelar MotoGP. Namun, perlu persiapan khusus untuk menjadi salah satu tuan rumah.

"Kita memang belum punya fasilitas berupa sirkuit yang layak. Namun, semoga informasi rencana membangun sirkuit itu jadi," kata Loman, akhir pekan lalu di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Loman melanjutkan, AHM sebagai agen pemegang merek (APM) Honda di Indonesia tidak tinggal diam. Meski belum punya sirkuit, perusahaan menyiasatinya dengan memberikan pelatihan dan fasilitas pebalap nasional berlaga di level dunia.

"Sudah banyak pebalap asal Indonesia yang berlaga di ajang balap dunia. Harapan kami, Indonesia punya fasilitas itu, dan semoga MotoGP di Indonesia bisa terlaksana," ujar Loman.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, pun sudah bertemu dengan Chief Designer Herman Tikle untuk membahas desain Sirkuit Jakabaring. Rencananya, MotoGP di Palembang akan berangsung akhir tahun depan usai ASEAN Games.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Azwar Ferdian

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa